
(Mabesnews.com Gorontalo) Desa hulawa kecamatan bontulia kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir bandang. dari sejumlah wilayah pertambangan yang ada di kecamatan buntulia
Pada akhir Desember 2025 arus banjir yang datang secara tiba-tiba disertai material kayu menghantam pemukiman warga sekitar pukul 16.00 Wita Banjir yang melanda kawasan tersebut mengakibatkan puluhan kepala keluarga terdampak, dengan beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah. Akibat Luapan banjir yang tidak dapat di bendung oleh tanggul hingah menyebabkan air menggenangi rumah-rumah penduduk, 30/12/2025
Salah satu aktivis Mohamad Rusli Laki
menegaskan Dari banjir yang terjadi didesa hulawa saat ini, banyak pihak yang tidak memahami kondisi secara utuh, dan terjebak menyalahkan para penambang lokal.
Lanjut M Rusli Penambang lokal sudah berlangsung lama, Dan mereka menambang secara tradisional di wilayah Gunung pani Dan sektarnya
Namun para penerima dampak banjir saat tu tidak separah ini .sebelum implikasinya berdampak terhadap lingkungan secara lebih luas.
Sejak dimulainya pekerjaan infrakstur dan aktifitas lainnya yang merubah kondisi fisik gunung Pani baginite, parapani, ilota, dan borose di 3 tahun terakhir, di saat itulah terjadi perubahan extrim terhadap beberapa desa. Sementara aliran sungai alamotu menjadi bermuara penerima sedimen terbesar dari beberapa wilayah pertambangan.
Dirinya meminta kepada pemangku kepentingan banjir kali ini menjadi koreksi kolektif dalam meletakkan sudut pandang yangg benar benar komprehensif terhadap luapan banjir dusun kapali desa hulawa saat ini.
Secara tofografi, dusun kapali merupakan wilayah lintasan sungai alamotu dan sungai taluduyunu, sedimentasi yang di produksi dari berapa aktifitas di wilayah hulu maka dusun ini menjadi sasaran.banjir..tuturnya ( Rez






