MabesNews.com, Batam – Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Asep Safrudin, bersama jajaran pimpinan instansi lintas sektoral mengikuti rapat koordinasi nasional melalui video conference yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri dan Agus Subiyanto selaku Panglima TNI. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolresta Barelang, Batam, Jumat (20/3/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan pengamanan menjelang malam takbiran dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi strategis, antara lain Kabinda Kepri, Wadan Kodaeral IV, Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Dandim 0316/Batam, serta pimpinan instansi terkait seperti BP Batam, Bea Cukai, ASDP, KSOP, PELNI, hingga BMKG. Forum koordinasi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara nasional menjelang puncak perayaan hari raya.
Dalam arahannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI–Polri serta stakeholder terkait atas kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang hingga saat ini berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya pengamanan maksimal pada malam takbiran dan pelaksanaan salat Idul Fitri guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolri juga menginstruksikan agar seluruh jajaran segera melakukan evaluasi terhadap titik-titik kemacetan sebagai langkah antisipatif menghadapi arus balik Lebaran. Selain itu, ia meminta seluruh aparat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerumunan masyarakat di berbagai lokasi wisata setelah hari raya. Menurutnya, keberhasilan pengamanan Lebaran tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang solid antarinstansi, sehingga kolaborasi tersebut harus terus dijaga hingga seluruh rangkaian operasi selesai.
Menanggapi arahan tersebut, Kapolda Kepri Asep Safrudin dalam sesi doorstop menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri sejak H-7 hingga saat ini terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Meskipun terjadi peningkatan arus mudik yang cukup signifikan, baik melalui jalur udara dengan penambahan penerbangan ekstra maupun jalur laut di Pelabuhan Punggur dan Batam Center, seluruh aktivitas mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Kapolda juga menegaskan komitmen aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal, termasuk menindak tegas praktik percaloan tiket yang meresahkan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa oknum pelaku calo telah diamankan dan saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Kapolda Kepri memastikan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kepulauan Riau dalam kondisi aman dan mencukupi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Stabilitas harga kebutuhan pokok juga terus dipantau secara intensif melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, BP Batam, serta unsur TNI.
Dalam rangka pengamanan malam takbiran, Polda Kepri telah menyiagakan personel di berbagai titik keramaian di sejumlah wilayah strategis seperti Batam, Tanjungpinang, dan Karimun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kepri atas nama keluarga besar kepolisian dan seluruh stakeholder turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Muslim di Provinsi Kepulauan Riau, seraya mendoakan agar ibadah puasa yang telah dijalankan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei turut mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan jalur resmi dalam melakukan pembelian tiket perjalanan. Penjualan tiket yang sah hanya dapat dilakukan melalui situs resmi atau kanal resmi yang telah ditunjuk oleh masing-masing penyedia layanan transportasi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa perantara atau calo tiket. Transaksi pembelian tiket di luar sistem resmi dinilai berisiko menimbulkan penipuan maupun ketidakpastian keberangkatan bagi calon penumpang.
Selain itu, masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kepolisian dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif selama 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Bagi masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan maupun barang berharga saat mudik, kepolisian juga menyediakan fasilitas penitipan gratis di kantor polisi terdekat, baik di tingkat Polsek maupun Polres.
Untuk menjaga profesionalisme anggota di lapangan, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan melalui layanan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan serta kantor polisi di lingkungan Polda Kepri.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri di wilayah Kepulauan Riau berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. (Nursalim Turatea)







