Mabesnews.com, HUTAPULI – Kehadiran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hj. Derliana Siregar, SH, di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin (20/04/26),
membawa angin segar bagi sektor pertanian lokal. Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanian Organik.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh jajaran pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor agraris.
Mendorong Kemandirian Petani Lewat Regulasi
Dalam paparannya, Hj. Derliana Siregar menekankan bahwa Ranperda Pertanian Organik bukan sekadar aturan administratif, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Sumatera Utara, khususnya di Bumi Gordang Sambilan.
“Pertanian organik adalah jawaban atas ketergantungan kita pada pupuk kimia yang kian mahal dan berdampak pada penurunan kualitas tanah.
Dengan regulasi ini, pemerintah ingin memastikan petani memiliki payung hukum dan dukungan teknis untuk beralih ke metode yang lebih berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi,” tegas Hj. Derliana di hadapan para peserta.
Poin Strategis Sosialisasi
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut antara lain:
Keamanan Pangan: Menjamin produk pertanian yang lebih sehat dan bebas residu kimia bagi konsumen.
Kelestarian Ekosistem: Mengembalikan kesuburan tanah secara alami di wilayah Kecamatan Siabu yang dikenal produktif.
Nilai Jual Tinggi: Membuka peluang pasar yang lebih luas, mengingat permintaan produk organik di pasar nasional maupun internasional terus meningkat.
Respons Positif Masyarakat dan Pemerintah Desa
Pemerintah Desa Hutapuli beserta para tokoh masyarakat menyambut hangat inisiatif ini. Diskusi berlangsung interaktif, di mana warga menyampaikan aspirasi terkait tantangan lapangan, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga pendampingan penyuluh pertanian.
Kehadiran sosok Hj. Derliana Siregar yang turun langsung ke akar rumput dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian wakil rakyat terhadap aspirasi konstituen di daerah pemilihan. Sosialisasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi para petani di Hutapuli untuk mulai mengadopsi pola tanam organik yang modern namun tetap selaras dengan kearifan lokal.
Dengan adanya payung hukum yang kuat nantinya, pertanian organik di Mandailing Natal diharapkan dapat menjadi sektor unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan secara signifikan.







