Gelar Rajaban di MI Cikakak, Raya dan Arla Bacakan Surat Alqoriah beserta Terjemahannya

Pemerintah253 views

 

Mabesnews.com| Sukabumi – Kita sering dengar istilah Rajaban, lalu apa itu Rajaban? Dari berbagai sumber bahwa Rajaban adalah salah satu tradisi sukuran dalam merayakan sebuah peristiwa penting yang terjadi kepada Nabi Muhammad Salallahu allaihi wa salam, yaitu peristiwa Isra Mi’raj yang terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun ke-10 kenabian yang di mana Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender hijriyah dan juga penanggalan Jawa, Sabtu 04 Maret 2023.

Dalam acara tersebut, salah satu murid MI/Madrasah Ibtidaiah Cikakak kelas III Raya dan Arla maju kedepan membacakan Surat Al-Qariah merupakan surat ke-101 dalam Al-Quran serta terdiri dari 11 ayat.

 

Surat Al-Qariah tersebut menjelaskan tentang apa itu hari kiamat dan seperti apa prosesnya. Dan Surat Al-Qariah ini termasuk dalam golongan Makkiyah karena turun di kota Mekkah.

 

Raya merasa senang bisa iky memeriahkan acara yang digelar disekolahnya.

“Alhamdulillah senang sekali, semoga menambah rasa syukur kita serti kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Dan terimakasih kepada Bapak Ibu Guru kami, teriakasih kepada Orang Tua kami dan terimakasih kepada teman-teman semuanya. Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan semoag kita selalu bersyukur setiap saat,” ucap Raya.

 

Berikut bacaan Surat Al-Qariah dengan laten atau bahasa Indonesia:

 

Al qoori’ah. Mal qoori’ah. Wa maa adrooka mal qoori’ah. Yauma yakuunun naasu kal faroosyil mabtsuuts. Wa takuunul jibaalu kal ‘ihnil manfuusy. Fa ammaa man tsaqulat mawaaziinuh. Fahuwa fii ‘iisyatir roodliyah. Wa ammaa man khoffat mawaaziinuhu. Fa ummuhuu haawiyah. Wa maa adrooka maahiyah. Naarun haamiyah

 

Artinya:

 

Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia adaalah seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.

Acara tersebut diakhiri dengan santunan yatim dan yatim piatu. /supriyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *