F1 Powerboat di Balige, Belanja Wisatawan Mengalir ke Prapat

Pemerintah96 views

 

MABESNEWS.COM |Prapat,Penyelenggaraan F1 Powerboat di Lake Toba 24-26 Februari 2023 dapat meningkatkan belanja wisatawan di Balige, namun lebih banyak mengalir ke Parapat dan sekitarnya.

Pantauan sementara di lapangan, kebanyakan wisatawan justru lebih memilih akomodasi tempat tinggal di wilayah Parapat. Itu terlihat dari hasil penghitungan kapasitas parkir kendaraan roda empat.

“Ya, kalau kita lihat lokasi perparkiran kendaraan memang banyak wisatawan yang memilih akomodasi di Prapat,” kata pengamat ekonomi dan pariwisata, Gunawan Benyamin saat diminta tanggapannya di Medan, Minggu 26 Februari 2023.

Ada sekitar 2100 hingga 2500 wisatawan yang memanfaatkan areal parkir tersebut. Dimana parkir kendaraan roda empat itu pada saat acara usai, banyak yang keluar dari wilayah Balige.

Belum termasuk menghitung jumlah kendaraan roda empat yang memilih parkir di tempat lain. Itu belum menghitung wisatawan yang parkir untuk kendaraan roda dua.

“Diperkirakan kunjungan wisatawan di Balige itu memcapai 25 ribu orang. Maka ada kemungkinan setengahnya itu (40% – 50%) justru wisatawan yang datang dari luar Balige,” rinci Benyamin.

Beberapa responden katanya banyak yang memilih menginap di Parapat, karena Parapat merupakan destinasi wisata yang paling dikenal selama ini. Apalagi kesulitan dalam mendapatkan penginapan di Balige yang sebelumnya juga turut memicu wisatawan memilih tempat di luar Balige

Kalau menghitung perputaran uang hajatan F1H2O tidaklah bisa sepenuhnya dengan melihat perputaran uang di Balige saja. Karena memberikan dampak juga terhadap konsumsi wisatawan di wilayah lainnya.

Bahkan ada potensi dimana konsumsi wisatwan di wilayah lain lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah Balige.

Bukan hanya itu wisatawan juga banyak menghabiskan uang di malam hari. Terlebih wilayah Prapat masih lebih baik dalam menarik minat wisatawan untuk membelanjakan uangnya, dibandingkan dengan wilayah Balige.

Dengan waktu tempuh sekitar 90 menit antara Parapat dan Balige, maka wisatawan yang memanfaatkan ajang F1H2O sebagai salah satu alasan berwisata, memiliki kecenderungan untuk memilih tempat yang lebih representatif.

“Bila.nantinya dapat gambaran pengeluaran ataupun perputaran uang lebih banyak.di Balige. Saya pastikan tidak akan mencerminkan kondisi perputaran uang yang sebenarnya. Bahkan jumlahnya bisa saja lebih kecil dibandingkan dengan perputarannya di luar wilayah Ballige. Meski perhitungan angkanya dilakukan sejak kedatangan para atlet di Balige. Saya menilai perputaran.uang lebih besar di Parapat,”.ujar Benyamin.(tiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *