Dugaan Ketidaksesuaian Volume Proyek Paving Blok di Desa Buaran Bambu Jadi Sorotan Warga

Pemerintah60 views

MabesNews.com, Kabupaten Tangerang, — Warga Desa Buaran Bambu, Kecamatan Paku Aji, Kabupaten Tangerang, menyoroti pelaksanaan proyek pemasangan paving blok di Blok Bulak Empetan, RT 002/RW 011. Proyek yang bersumber dari Dana Desa tersebut diduga tidak sesuai dengan volume pekerjaan sebagaimana tercantum pada papan informasi proyek.

Berdasarkan papan proyek, pekerjaan tersebut memiliki volume sepanjang 100 meter dengan lebar 1,2 meter. Namun, menurut hasil pengamatan sejumlah warga, panjang paving blok yang telah terpasang diperkirakan hanya sekitar 58 meter. Ditambah sekitar 4 meter di area belokan menuju masjid, total panjang yang terpasang diperkirakan hanya sekitar 62 meter.

“Sisanya ke mana? Kami berharap hal ini dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Selain mempertanyakan volume pekerjaan, warga juga mengaku tidak melihat adanya pengawasan selama proses pelaksanaan proyek berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterima warga, proyek tersebut dikerjakan secara swakelola.

“Setahu kami, yang mengerjakan adalah suami kepala desa,” ungkap seorang warga saat ditemui di lokasi.

Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah aktivis di Desa Buaran Bambu. Mereka mempertanyakan apabila benar proyek yang bersumber dari Dana Desa dikerjakan oleh anggota keluarga kepala desa, karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Menurut para aktivis, pelaksanaan proyek desa seharusnya dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, baik melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) maupun penyedia jasa yang ditunjuk secara transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mereka juga menilai bahwa apabila terdapat keterlibatan keluarga dekat kepala desa dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai anggaran negara, maka hal tersebut perlu mendapat perhatian aparat pengawas dan penegak hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Buaran Bambu maupun pihak terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian volume pekerjaan serta informasi mengenai pihak yang melaksanakan proyek tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi untuk menjaga keberimbangan pemberitaan.

 

Marsin