Proyek PT Brantas Abipraya Di Pohuwato Terlambat Dan Duga Fiktif

Pemerintah152 views


( Mabesnews.com Gorontalo) Kembali proyek pekerjaan Tersiar diduga tidak sesuai target .Dalam Waktu pelaksanaan kontrak ditetapkan hanya 120 hari kalender. Dengan sisa waktu sekarang ini belum rampung sampai Januari 2026 di desa padengo kecamatan Duhiada kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. 4/01/2026
Dalam pantauan media di lokasi kondisi saat ini sudah masuk Januari tangal 4 /01/2026.. Selain lambannya progres, proyek ini diduga ada pelanggaran spesifikasi teknis dan aturan keselamatan kerja (K3).

Proyek Rp 43 miliar yang berada di bawah pengawasan BWSS .Pelaksana PT Brantas abipraya presero. Belum rampung pekerjaan dari tangal 02 September 2025. Sampai dengan Januari 2026.i terlihat struktur saluran irigasi menunjukkan pasangan batu dinding yang “belum dipasang”, dengan batuan yang tampak belum disusun . Keterlambatan: Pada beberapa titik proyek, jaringan irigasi desa padengo buntulia dan paguat di duga kuat tidak sesuai jadwal yang ditentukan .

Di konfirmasi dari pekerja Subkontrak: menyebutkan adanya indikasi proyek kembali ke perusahaan karena dananya belum ada kita bekerja memakai dana pribadi setelah selesai pekerjaan baru di bayar oleh perusahan Brantas dan proyek seperti ini masih banyak yang belum di kerjakan .pekerjaan saya baru satu Minggu sudah hampir selesai tuturnya subkontrak.
Sampai berita ini terbit pihak perusahan tidak dapat di remui dan di telepon via seluler tidak menjawab..
( R J)