Bupati Saipullah Nasution Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, P3K PW Diterjunkan Langsung Cek Data Desa

Pemerintah59 views

MabesNews.com, MANDAILING NATAL — Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Madina dalam menjamin penyaluran bantuan sosial (bansos) agar berkeadilan dan tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga kurang mampu, lansia, dan penyandang disabilitas di Aula Kantor Camat Siabu, Kelurahan Siabu, Jumat (7/8/2026).

​Kegiatan yang diselengggarakan di wilayah kerja Kampung Siaga Bencana (KSB) Saroha tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 40 anak yatim se-Kecamatan Siabu.

​Dalam pengarahannya, Bupati Saipullah menginstruksikan seluruh aparatur desa dan kelurahan untuk melakukan verifikasi serta validasi data warga secara objektif berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

 

Menurutnya, pemutakhiran data yang akurat menjadi krusial karena akan dijadikan acuan utama oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah dalam menentukan kebijakan intervensi sosial.

 

​”Jangan sampai masyarakat miskin ekstrem justru terabaikan hanya karena pendataan yang tidak valid. Kebiasaan oknum aparat desa yang memprioritaskan kerabat dekat dan mengabaikan warga lain yang lebih berhak harus dihentikan,” tegas Bupati.

​Ia secara khusus melarang dimasukkannya warga kategori mampu—seperti pemilik kendaraan roda empat atau lahan pertanian produktif—ke dalam daftar penerima manfaat. Guna mengawal akurasi data tersebut, Pemkab Madina akan menerjunkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu (PW) di setiap desa untuk melakukan pendataan dan verifikasi faktual secara langsung ke rumah-rumah warga.

​Di samping pengawasan bansos, Bupati Saipullah turut memberikan motivasi kepada para anak yatim penerima santunan. Ia berpesan agar bantuan yang diterima difokuskan untuk menunjang kebutuhan pendidikan.

​”Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kepentingan sekolah.

Rajinlah belajar dan gantungkan cita-cita setinggi mungkin,” tutur Saipullah.

​Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madina, Ahmad Duroni Nasution, menyatatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari penguatan program KSB Saroha yang telah dibentuk sejak April lalu sebagai langkah kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.

 

​Ahmad Duroni melaporkan, pada tahap awal bantuan diserahkan kepada 28 penerima manfaat dan akan dilanjutkan secara bertahap kepada 122 penerima tambahan di sejumlah wilayah. Seluruh penerima yang disasar merupakan warga miskin yang selama ini belum tersentuh program bantuan sosial mana pun.

 

​”Saat ini tercatat sebanyak 6.800 jiwa telah dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dinas Sosial akan segera melakukan re-verifikasi dan pemutakhiran data secara menyeluruh agar porsi bantuan benar-benar mengandalkan data terbaru yang valid,” ungkapnya.

​Turut hadir dalam agenda tersebut Penjabat (Pj.) Sekda Madina Afrizal Nasution, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Parlin Lubis, serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Siabu.