Bupati Lahat: Daerah Tak Bisa Terus Bergantung pada PNS, Jiwa Wirausaha Harus Dikedepankan

Pemerintah98 views

MabesNews.com, Lahat– Pernyataan mengejutkan sekaligus mengundang perhatian disampaikan Bupati Lahat, **Bursah Sarnubi**, saat memberikan sambutan di hadapan ratusan pegawai yang baru saja dilantik, Senin (3/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bursah mengungkapkan bahwa dengan adanya pelantikan tersebut, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat kini telah mencapai lebih dari 15.000 orang.

Meski mengaku bangga atas keberhasilan para pegawai yang telah diterima sebagai ASN, Bursah menegaskan bahwa peningkatan jumlah pegawai negeri bukanlah kondisi yang ideal untuk mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki semangat berwirausaha agar perekonomian dapat tumbuh lebih kuat.

“Terus terang, meskipun saya bukan orang tua kandung kalian, saya bangga karena saudara-saudara dapat diterima menjadi pegawai negeri. Namun sebetulnya yang lebih kita harapkan adalah masyarakat berwirausaha agar negara kita lebih maju. Pegawai negeri di Lahat ini sudah sekitar 15.000 lebih dengan yang baru dilantik ini. Tapi tidak mengapa, saya tetap bangga melihat keluarga yang hadir memberikan dukungan,” ujar Bursah.

Bupati juga menyoroti dampak meningkatnya jumlah ASN terhadap kondisi keuangan daerah. Menurutnya, apabila jumlah pegawai terus bertambah tanpa diimbangi peningkatan produktivitas, maka belanja pegawai berpotensi menyerap porsi besar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat mengurangi ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan infrastruktur maupun meningkatkan pelayanan publik yang secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Lahat.

Karena itu, Bursah mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya bercita-cita menjadi ASN, tetapi juga berani mengembangkan usaha mandiri yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

(HBL/Tim MabesNews.com)