Mabesnews.com – Batam — Suasana religius akan mewarnai lingkungan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang rutin dilaksanakan setiap hari Kamis pagi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi spiritual bagi seluruh personel dalam memperkuat keimanan, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pada pelaksanaan Binrohtal pekan ini, Polda Kepri menghadirkan sosok akademisi sekaligus tokoh pendidikan, Dr. Nursalim, S.Pd., M.Pd., sebagai penceramah utama. Kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan pencerahan yang mendalam, khususnya dalam membangun kesadaran akan pentingnya nilai amanah dan tanggung jawab dalam setiap lini pengabdian, terutama bagi aparatur negara yang memegang peranan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Halim Polda Kepri tersebut dimulai pada pukul 07.30 WIB. Pihak panitia telah mengonfirmasi kehadiran Dr. Nursalim, yang dengan penuh kesediaan hadir dan berbagi ilmu serta motivasi kepada para jamaah.
Tema yang diangkat, “Amanah dan Tanggung Jawab dalam Pengabdian,” dinilai sangat relevan dengan tugas dan fungsi kepolisian yang sarat dengan nilai kepercayaan publik. Dalam konteks kehidupan modern yang penuh tantangan, amanah bukan sekadar konsep normatif, melainkan menjadi fondasi utama dalam membangun profesionalisme dan kepercayaan masyarakat. Tanggung jawab, di sisi lain, menjadi manifestasi nyata dari komitmen moral dan spiritual seorang aparat dalam menjalankan tugasnya secara jujur, adil, dan berintegritas. Kedua nilai ini saling berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan dalam membentuk karakter aparatur yang unggul.
Melalui ceramah yang disampaikan, diharapkan para jamaah yang rata-rata berasal dari lingkungan Polda Kepri dapat merefleksikan kembali makna pengabdian yang sesungguhnya. Bahwa setiap tugas yang diemban bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk ibadah yang akan dipertanggungjawabkan tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT.
Kegiatan Binrohtal ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Polda Kepri, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun institusi yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga kokoh secara spiritual. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman, diharapkan pesan-pesan moral yang disampaikan dapat membekas dan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Komitmen Polda Kepri dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan rohani secara berkelanjutan menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak mulia. Dalam era yang menuntut transparansi dan akuntabilitas tinggi, penguatan nilai-nilai spiritual seperti amanah dan tanggung jawab menjadi kunci dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik.
Dengan demikian, kegiatan Binrohtal. (Nursalim Turatea).













