MabesNews.com, Bintuni, Papua Barat – Warga masyarakat SP 1 Distrik Manimeri, Kabupaten Bintuni, Papua Barat, mengeluh dan merasa resah akibat maraknya kegiatan judi ayam pisau di daerah mereka, (21/12/2025)
Menurut salah satu tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan namanya, perjudian yang dijuluki “penyakit masyarakat” itu diduga sudah berlangsung lama.
Warga curiga ada pihak yang mendukung atau bekingi perjudian tersebut, sehingga kegiatan itu bisa berjalan terus hingga sekarang.
Mereka meminta agar APH dan Pemerintah Kabupaten Bintuni melalui dinas terkait segera mengambil langkah-langkah tegas.
“Judi ayam pisau berdampak buruk bagi seluruh masyarakat dan harus segera diakhiri,” tegas warga tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, Polres Teluk Bintuni telah berhasil menggerebek praktek perjudian sabung ayam di Kampung Argosiegemari, dan mengamankan 15 orang yang diduga terlibat.
Namun sampai dengan berita ditayangkan, belum ada tindakan tegas yang dilakukan APH terhadap kegiatan tersebut.
Writer : @rpp



