Walikota Tangerang Selatan: “Efisiensi Anggaran Akan Kita Lakukan”

Pemerintah107 views

 

MabesNews.Com,Serpong Tangsel.- Disela-sela halal bihalal (Senin30/3/2026) Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang didahului dengan apel bersama,Walikota Tangerqng Selatan Drs.H.Benyamin Davnie mengatakan bahwa akan melakukan penyerapan anggaran untuk efisiensi sebagaimana yang dicanangkan Pemerintah Pusat dalam menjaga kestabilan energi dengan melakukan WFH 1 hari dalam seminggu.

Hal ini dilakukan agar situasi kestabilan dalam energi dapat berjalan dengan baik,tetapi pekerjaan tetap berjalan seperti biasanya.

”Kita akan pertimbangkan hal-hal apa saja yang dapat kita lakukan dalam penyerapan anggaran untuk efisiensi seperti hal-hal non fisik dan juga fisik”,ujar Walikota Tangerang Selatan Drs.H.Benyamin Davnie.

Lebih lanjut Walikota Tangerang Selatan mengatakan bahwa akan menginstruksikan dan mengajak bersama pada seluruh pegawai Pemerintahan Kota Tangerang Selatan untuk sama-sama menjaga dari sisi penghematan.

”Listrik,air,gas dan lain-lain saya minta diperhatikan betul agar tidak terjadi pemborosan kedepannya serta perjalanan dinas juga akan saya evaluasi kedepannya ini untuk mengefisiensikan bahan bakar minyak”,ujarnya .

Hal menarik lainnya,Walikota Tangerang Selatan dengan lembut dan tegas mengatakan tidak akan ada pengurangan pegawai PPPK (P3K), justru akan dicari solusi lain dalam mengantisipasi bentuk penghematan anggaran seperti penghematan pada belanja non fisik bahkan efisiensi pada belanja pegawai akan menjadi perhatian.

”Saya tidak akan mengurangi pegawai P3K,saya akan melihat dulu efisiensi belanja pada belanja-belanja non fisik seperti perjalanan dinas akan kita efisiensikan lagi,banyak daring,pelaksanaan acara-acara tidak banyak di Hotel”,Ujar Walikota dengan cukup ramah.

Lebih lanjut Benyamin Davnie mengatakan bahwa untuk kedisiplinan para pegawai Pemerintahan Tangerang Selatan di hari kerja setelah libur Lebaran,akan menindak tegas pegawai yang tidak disiplin,yang tidak masuk kerja,terlambat masuk dan masih belum datang maka akan dicari penyebabnya,termasuk pegawai yang nakal akan dilakukan penerapan sangsi seperti teguran tertulis dan akan tercatat didata kepegawainnya.(Ojh).