Wakapolres Hadiri Rakor Persiapan Proses Sortir Lipat Suara Pemilu 2024 Di Aceh Tengah

Pemerintah268 views

 

 

MabesNews. Com, Takengon – Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra,S.I.K, MH., Diwakili Wakapolres Kompol Yofie Artanta,S.I.K., Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Proses Sortir Lipat Suara Pemilu 2024, bertempat di Aula KIP Aceh Tengah Jln. Lapangan Pacuan Kuda Kp. Blang Bebangka Kec. Pegasing Kab. Aceh Tengah, Jumat (5/1/2024).

Dalam kegiatan itu turut dihadiri oleh, Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Inf. Kurniawan Agung Sancoyo, S.E, M.Han., Ketua KIP Aceh Tengah Sertalia, S.Pd, Ketua Panwas Aceh Tengah Waladan Yoga,SH, Komisioner KIP Aceh Tengah Iwan Bahagia, Kabag Ops Polres Aceh Tengah Akp Rafliandi, Pasi Ops Kodami 0106 Aceh Tengah Kapten Inf. Supriadi, Kasat Samapta Polres Aceh Tengah Iptu Akkup Gaja, Seketaris KIP Aceh Tengah Sofian dan Kabag Keuangan, Umum, Logistik (KUL) KIP Kab. Aceh Tengah Fitri Lestari.

Ketua KIP Aceh Tengah Sertalia, S.Pd, mengatakan Rapat ini merupakan rapar koordinasi yang dilakukan berdasarkan hasil pleno Komisioner KIP terkaot pernyortiran dan pelipatan surat suara yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 9 Januari 2024 sampai dengan 12 hari kedepan.

Kata Sertalia, Kelengkapan pemilu sudah terdapat Logistik, antara lain Bilik Suara, Kotak Suara, Segel, Tinta, Segel Plastik, Alat Pencoblosan dan Kelengkapan TPS, Sticker dan Logistik Inti berupa Surat Suara yang tidak ada kekurangan sesuai dan telah sesuai dengan kebutuhan.

“Terhadap Logistik Surat Suara PSU sesuai dengan aturan disimpan digudang Logistik KIP Prov. Aceh dalam waktu dekat direncanakan akan dijemput oleh pihak KIP Prov. Aceh” jelas Sertalia.

Lanjut Sertalia, Berdasarkan rapat pleno Komioner telah memutuskan kegiatan penyortiran dan pelipatan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan dengan jumlah pekerja pelipatan sebanyak 100 orang, Namun ketika jumlah tersebut dirasa kurang akan ditambah lagi tergantung pada evaluasi kegiatan hari pertama.

“Proses kegiatan pelipatan nantinya ada pengawas internal. Pertama pemeriksaan barang di pintu masuk oleh Polri, kemudian didalam gudang logistik ada pengawas Internal KIP yang bertugas mencatat dan mengangkat barang dan siapapun yang masuk lokasi pelipatan harus ditulis dalam buku daftar tamu serta diwajibkan memakai bed”ujar Sertalia.

Ketua Panwaslih Waladan Yoga, menyampaikan, Setelah proses surat suara dilipat apakah langsung masuk kedalam Kotak Suara, karena harus dipastikan saat pendistribusian harus tepat jumlah dan tepat waktu.

Panwaslih akan menugaskan anggota Panwaslih pada saat pelipatan dan perlu didiskusikan bagaimana jika dalam pelipatan nantinya terdapat kekurangan Surat Suarak, terhadap jumlah pekerja pelipatan 100 orang dikhawatirkan kurang, alangkah baiknya jika ditambah.

Untuk beberapa logistik lainnya yang belum sampai, agar dipastikan kepada pihak percetakan kapan sampainya”ujar Yoga.

Kembali Ketua KIP Sertalia, mengatakan, Ada beberapa Logistik yang belum diterima seperti Format pelano dan hasil dari koordinasi dengan KPU RI, bahwa DPT saat ini masih berproses dan belum selesia dilaksanakan dan kemungkinan hal tersebut akan didistribusikan berdekatan dengan hari H guna memastikan seluruh jumlah DPT terakomodir.

“Kita akan melihat situasi di hari pertama pelipatan, jika pekerja pelipatan perlu ditambah maka akan ditambah dihari berikutnya karena penyortiran dan pelipatan harus cepat dilakukan guna mengantisipasi adanya kekuranga ataupun kerusakan Surat Suara” ujar Sertalia.

Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Inf. Kurniawan Agung Sancoyo, S.E, M.Han, mengatakan, Alhamdulillan mungkin secara institusi, negara sudah menyiapkan segalanya sesuai dengan SOP, dari persepektif TNI kami harus netral, namun juga harus dituntut untuk mengerti berbagai tahapan dan permasalahan Pemilu.

“Terkait gudang Logitsik aga benar – benar diantisipasi terhadap kerusakan akibat ketidak layakan gudang, jika sudah terdapat CCTV dan tidak menyalahi aturan apakah bisa CCTV tersebut diakses oleh Polri dan TNI guna melakukan pengawasan setiap harinya” tanya Dandim.

Ketua KIP Sertalia, S.Pd, menyampaikan, Kami harapkan dari jauh – jauh hari untuk dapat mengecek gudang logistik agar dapat memberikan masukan.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Pemda untuk memastikan Gudang/Aula Kecamatan yang aman dan tidak bocor sehingga aman digunakan untuk menyimpan surat suara di tingkat PPK” kata Sertalia.

Terkait CCTV Kata Sertalia, Akan kami bahas lebih lanjut terkait apakah akses CCTV tersebut memungkinkan atau tidak diakses oleh pihak lain untuk bersama – sama dapat mengawasi”terangnya.

Waka Polres Aceh Tengah Kompol Yofie Artanta, S.I.K, mengatakan, Terkait dengan pola pengamanan akan kita perbanyak Polwan untuk melakukan pengamanan dan akan kami lakukan geladi pengamanan sebelum melaksanakan kegiatan.

Terkait dengan pelaksanaan pengamanan pelipatan surat suara sangat riskan, apakah orang yang melakukan pelipatan tersebut benar – benar netral dan seteril.

Sebelum masuk ke gudang pelipatan harus benar – benar diperiksa, terutama benda apa aja yang bisa masuk kedalam. Disarankan kepada petugas pelipatan disertai dengan tanda pengenal untuk memudahkan monitoring dan menghindari kecurangan.

Ketua KIP Aceh Tengah Sertalia, S.Pd, menyampaikan, Syarat dan ketentuan sudah tertuang dalam SOP bahwa siapapun yang masuk sudah ada ketentuannya termasuk alat komunikasi dan makanan tidak diperbolehkan masuk.

“Untuk mengantisipasi lonjakan partisipasi peminat kami memilih sebagian masyarakat dari seputaran gudang logistik dan daerah lainnya untuk menjadi pekerja pelipatan”katanya.

Lanjut Sertalia, Petugas pelipatan harus menandatangan surat pernyataan bersikap netral dan tidak berpihak guna memastikan netralitas para pekerja pelipatan suara.

“Pihak KIP Internal tidak dibenarkan untuk melakukan pelipatan dan hanya petugas KIP yang diberikan Surat perintah saja yang diperkenankan masuk” ujar Sertalia.

(Deli kumar)