MabesNews.com, Kobar – Insiden berdarah terjadi di atas kapal KM Awu milik PT Pelni yang berangkat dari Surabaya (Jawa Timur) tujuan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah,16/11/2023.
Perkelahian berdarah yang berujung maut, diduga gara-gara rebutan kasur (tidur) akibat kejadian tersebut dua orang penumpang tewas dan tiga lainnya luka berat. Bentrok terjadi di atas kapal saat berada di tengah laut pada Rabu Malam (15-11-2023).
Saat ini dua korban tewas sudah berada di RS Sultan Imanuddin dan tiga lainnya yang mengalami luka masih di rawat di IGD.
Menurut saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan kepada media ini saat kejadian pada Rabu Pagi, ada cekcok satu keluarga dengan sekelompok penumpang lainnya.
Kejadian tersebut bermula antara pelaku dan korban adu mulut (cekcok)hal ini terjadi di duga hal sepele rebutan kasur tempat tidur.
Kemudian satu penumpang tiba-tiba mengeluarkan parang dan langsung membacok lawan cekcoknya, sehingga tewas di tempat kejadian,melihat kejadian tersebut dari teman teman korban tak Terima atas pembacokan itu.
“Teman-teman korban langsung bereaksi dan terlibat bentrok dengan keluarga pelaku, hingga akhirnya pelaku ikut tewas dikeroyok.
Dalam kejadian ini, dua orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka dan kini semuanya sudah berada di RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Saat kapal bersandar di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, polisi menjaga ketat pintu keluar kapal untuk mengamankan kedua kubu yang bentrok.
“Terpisah,saat di konfirmasi oleh awak media MabesNews.com ke humas polres kobar melalui Iptu Siregar melalui panggilan whatsapp mengatakan bahwa kejadian tersebut benar terjadi akan tetapi masih pendalaman pemeriksaan mas, ungkapnya singkat.
Atas kejadian berdarah itu di harapkan semua pihak dapat bersabar dalam menghadapi musibah tersebut sambil menunggu kepastian hukum dari aparat penegak hukum.
Kpw-K¹/Bony A












