MabesNews.com, Ketapang, Kalimantan Barat – Kecelakaan kerja maut kembali terjadi di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ketapang, Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.
Insiden yang terjadi pada sore kemarin sekitar pukul 16.00 WIB tersebut merenggut nyawa dua orang pekerja masing-masing berinisial M dan J, sementara dua orang lainnya dilaporkan selamat.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 19.00 WIB, ratusan warga masyarakat Ketapang tampak memadati area sekitar PLTU.
Kehadiran massa bertujuan untuk menyaksikan langsung proses evakuasi para korban serta mengungkapkan keprihatinan mendalam atas tragedi yang kembali berulang.
Menurut keterangan warga setempat, insiden maut ini bukan kali pertama terjadi di PLTU Ketapang. Pada tahun sebelumnya, kecelakaan kerja serupa juga sempat memakan satu korban jiwa.
Kali ini, jumlah korban meningkat drastis dengan dua nyawa melayang dalam satu kejadian.
”Kami menduga ada kelalaian serius terkait standar keamanan kerja atau safety di sini. Mengapa kejadian seperti ini bisa terulang lagi? Nyawa pekerja seolah tidak terproteksi dengan baik,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Masyarakat sekitar meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk bertindak tegas.
Mereka mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh untuk menentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas dugaan kelalaian prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PLTU Ketapang maupun kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi pasti penyebab kecelakaan.
Masyarakat berharap kasus ini diusut secara transparan agar kejadian serupa tidak lagi menghantui para pekerja di masa depan. (DR)







