Terungkap! Aksi Polisi Gadungan, Pencuri Kuda & Preman Jalanan Dibongkar Polres Bulukumba

Polri247 views

Mabesnews.com.Bulukumba – Aksi kejahatan jalanan hingga penipuan berkedok aparat kembali dibongkar jajaran Polres Bulukumba dalam Operasi Pekat Lipu 2025. Tak main-main, selama 20 hari operasi berlangsung, sebanyak 30 pelaku berhasil diamankan—9 di antaranya langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diproses hukum.

Konferensi pers digelar pada Rabu, 21 Mei 2025, di depan ruang gelar perkara Satreskrim Polres Bulukumba. Dihadiri puluhan jurnalis, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., memimpin langsung jalannya keterangan pers, didampingi Wakapolres Kompol Syafaruddin, S.H., Kasat Reskrim Iptu Muhammad Ali, dan Kasi Humas AKP H. Marala.

“Operasi ini kami lakukan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bulukumba. Kami tindak tegas pelaku kejahatan yang meresahkan,” tegas Kapolres.

Kejahatan Berlapis: Dari Curnak, Intel Gadungan, Hingga Preman Jalanan

Dalam pengungkapan ini, empat pelaku pencurian ternak (curnak)—SM, HM, SL, dan SN—berhasil diciduk setelah mencuri tiga ekor kuda yang rencananya akan dijual ke luar daerah.

Lebih mengejutkan, dua pria muda, AM (19) dan MA (34), mengaku sebagai aparat. AM menyamar sebagai anggota intel Polri dan telah menipu sejumlah korban, sementara MA menyaru sebagai wartawan sekaligus intel untuk menakut-nakuti warga dengan identitas palsu.

Polres juga mengamankan IR, pencuri handphone yang dijerat pasal 362 KUHP. Sementara MG dan AD terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan, dikenai pasal 170 dan 351 KUHP.

21 Pelaku Dibina Lewat Restorative Justice

Meski demikian, tidak semua pelanggar langsung dibui. Sebanyak 21 orang lainnya—termasuk juru parkir liar dan penjual miras ilegal—diberikan pembinaan melalui pendekatan Restorative Justice (RJ).

“Upaya pembinaan ini tetap kami lakukan dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan efek jera,” ungkap AKBP Restu.

Polres Ajak Masyarakat Jadi Mata dan Telinga Keamanan

Operasi Pekat Lipu 2025 menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas penyakit masyarakat. Kapolres turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi, serta soliditas anggotanya yang bertugas di lapangan.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan warga untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Dengan hasil ini, Polres Bulukumba memastikan akan terus meningkatkan patroli dan operasi serupa demi menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat.