“Tempat Sampah Dibongkar, Jalan Barat Tertutup: Pasar Tanah Beru Diduga Diperdagangkan?”

Pemerintah404 views

Bulukumba – Pasar Tanah Beru, Kecamatan Bontobahari, kembali menjadi sorotan tajam setelah berbagai persoalan tata kelola dan dugaan pelanggaran pemanfaatan area pasar kian mencuat. Aktivitas dan kondisi pasar yang semrawut kini menuai keluhan dari pedagang hingga masyarakat setempat.

Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan berbagai masalah serius, mulai dari kantor pasar yang diduga disewakan, hingga penambahan bangunan kios yang memakan sebagian lahan parkir, sehingga mempersempit ruang kendaraan dan pengunjung.

Tak hanya itu, tempat sampah yang sebelumnya menjadi fasilitas umum justru dibongkar dan digantikan bangunan warkop, memicu pertanyaan publik terkait izin dan kewenangan pembangunan baru di area tersebut.

Kondisi semakin parah dengan meluasnya penggunaan lahan parkir sebagai lokasi penjualan, terutama pada akhir pekan. Akibatnya, kemacetan kerap terjadi setiap hari Minggu, karena jalur keluar-masuk pasar tidak lagi tertata. Warga mengeluhkan bahwa fokus pengelolaan pasar justru terlihat lebih mengutamakan penarikan retribusi, ketimbang pembenahan tata ruang.

Di sisi lain, jalan di sisi barat pasar kini tak bisa lagi dilalui mobil. Ruas tersebut berubah fungsi menjadi area jualan sehingga akses masyarakat dan kendaraan logistik menjadi terhambat.

Salah seorang tokoh masyarakat Bontobahari, yang meminta namanya dirahasiakan, menegaskan kekhawatiran warga atas kondisi tersebut.

“Kami berharap agar pihak terkait segera menertibkan dan menghentikan dugaan praktik-praktik itu. Pasar Tanah Beru harus dikembalikan seperti sediakala,” ujarnya, Selasa malam (9/12/2025).

Ia menambahkan bahwa penataan pasar yang tidak terkontrol bukan hanya merugikan pedagang kecil, tetapi juga berdampak pada kenyamanan warga dan keselamatan pengunjung.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pemerintah kecamatan, dinas terkait, hingga aparat penegak perda untuk memastikan bahwa Pasar Tanah Beru kembali tertib, layak, dan berfungsi sebagaimana mestinya.