Tanah Datar, MABESNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui pengembangan Program Nagari Statistik. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan koordinasi dan penguatan kapasitas bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya, Selasa (21/04).
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam membangun ekosistem data yang terintegrasi hingga ke tingkat nagari, sebagai fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

Dalam rombongan tersebut turut hadir perwakilan Nagari Sungayang dan Nagari Padang Laweh yang dipersiapkan sebagai nagari binaan dalam implementasi Program Nagari Statistik di Kabupaten Tanah Datar. Turut mendampingi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, S.ST, M.Si, sebagai mitra strategis dalam penguatan statistik sektoral dan pembinaan data di daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya, Hendri, M.Si, menyampaikan bahwa Nagari Statistik menjadi instrumen penting dalam menghadirkan data yang berkualitas di tingkat pemerintahan nagari.
“Melalui Program Nagari Statistik, diharapkan terbangun sistem data yang valid, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan implementasi, rombongan melakukan peninjauan lapangan dan berbagi praktik baik ke Nagari Sungai Duo yang telah menerapkan Nagari Statistik. Kegiatan ini memberikan gambaran langsung terkait tata kelola data nagari, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data melalui sistem digital yang terintegrasi.
Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, S.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Nagari Statistik telah mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di nagarinya.
“Seluruh data potensi dan kondisi masyarakat kini terdokumentasi secara sistematis dan akurat. Hal ini sangat membantu pemerintah nagari dalam menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat serta meningkatkan transparansi pelayanan publik,” ungkapnya.
Diskusi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berlangsung konstruktif, dengan fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung keberlanjutan Program Nagari Statistik.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar, Efrison selaku ketua rombongan, menegaskan bahwa pengembangan Nagari Statistik menjadi prioritas daerah dalam mendorong reformasi birokrasi berbasis data.
“Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan Nagari Statistik secara bertahap dan berkelanjutan. Nagari Sungayang dan Nagari Padang Laweh diharapkan menjadi lokomotif awal dalam penerapan program ini, sehingga ke depan dapat direplikasi ke seluruh nagari di Tanah Datar,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi kunci dalam menjamin kualitas data yang dihasilkan, sekaligus memperkuat integrasi data sektoral dalam satu sistem yang terpadu.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan antar daerah dalam pengembangan Nagari Statistik, sehingga mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (el).







