SISWA SMKN 2 KAB.TANGERANG MENGIKUTI PROGRAM IP PINTAR (Internship, Asesmen, dan Sertifikasi).

Pemerintah201 views

MabesNews.com, PLN Indonesia Power Tegaskan Komitmen Pendidikan Lewat Program IP Pintar 2025,  Pada 5 Juli 2025 PLN Indonesia Power bersama anak perusahaannya, PLN Indonesia Power Services (PIPS), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program IP Pintar (Internship, Asesmen, dan Sertifikasi). Program yang telah berjalan sejak 2018 ini, kembali sukses digelar di tahun 2025 dengan menjaring 150 siswa dari 34 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia.

Dua di antaranya adalah siswa dari SMKN 2 Kabupaten Tangerang, yaitu Muhammad Dzikran Faqih dari jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) dan Fathir Galih Rusady dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Keduanya terpilih mengikuti program IP Pintar 2025 dan menjalani masa magang di Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar.

 

Program IP Pintar dimulai dengan proses seleksi ketat yang berlangsung pada Oktober 2024. Setelah dinyatakan lolos, para siswa mengikuti program magang selama enam bulan sejak Januari hingga Juli 2025 di 22 unit kerja PLN Indonesia Power yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Pada penutupan program hari ini, Business Manager PIPS UBP Lontar, M. Akip Mapahir, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta magang. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas semangat belajar dan sikap positif yang ditunjukkan oleh para siswa selama menjalani program. Hal senada juga disampaikan oleh Asisten Manager SDM PIP UBP Lontar, Fania Okvira, yang berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama magang dapat diterapkan di dunia kerja.

 

Saat ini, para siswa telah menyelesaikan seluruh rangkaian tes asesmen dan sertifikasi. Hasil dari evaluasi ini akan menjadi peluang bagi peserta untuk bergabung sebagai tenaga kerja di unit-unit UBP PLN Indonesia Power di berbagai wilayah Indonesia.

Program IP Pintar tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung, namun juga menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dan dunia industri, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas dan kompetensi lulusan SMK di Indonesia, pungkas. penulis : usin