MABESNEWS, COM BANTAENG Sulawesi Selatan – Kondisi tanggul penahan di bantaran Sungai Calendu, tepatnya di Kampung Jagung, Kelurahan Malilingi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, memprihatinkan. Tanggul yang telah runtuh selama kurang lebih satu tahun hingga kini belum juga mendapat perbaikan dari pihak terkait.
Kerusakan tanggul tersebut dikhawatirkan semakin parah setiap kali hujan turun. Arus sungai terus mengikis tanah di sekitar pondasi rumah warga sehingga mengancam keselamatan penghuni.

Pemilik rumah, Hasni Arif dan Nikmawati Kamaruddin, berharap pemerintah Kabupaten Bantaeng dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan. Menurut mereka, apabila kerusakan ini terus dibiarkan, kedua rumah yang berada di tepi sungai berpotensi roboh akibat abrasi dan longsor.
“Kami sangat berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul ini. Setiap hujan, tanah terus terkikis dan kami khawatir rumah kami akan roboh,” ujar warga.

Warga juga meminta adanya penanganan darurat sebelum musim hujan semakin intens, mengingat kondisi tanggul yang semakin rapuh dapat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Masyarakat berharap laporan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan demi melindungi rumah warga dan mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.
Reporter: Ramli Rifal
Media: MABESNEWS.COM Bantaeng







