Setahun Berlalu Proyek Peningkatan Jalan Komplek Pasir Padi Hancur di Beberapa Titik.

Pemerintah353 views

​PANGKALPINANG, MABES.NEWS.COM. – Proyek penguatan infrastruktur jalan di kawasan wisata Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, kini kondisinya memprihatinkan. Proyek yang dibiayai oleh dana APBD Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2024 tersebut terpantau mengalami kerusakan parah di berbagai titik.

​Berdasarkan pantauan lapangan pada Minggu (4/1/2026), dinding penahan jalan yang berfungsi melindungi akses utama jalan  tersebut hancur berkeping-keping akibat hantaman gelombang air laut.

Proyek yang diketahui  dikerjakan oleh CV Cintia Putri Pratama ini awalnya dimaksudkan sebagai penanganan longsor sementara dan peningkatan jalan komplek, namun kini justru terlihat Hancur dibeberapa titik.

Salah satu warga sekitar, Sule, mengungkapkan bahwa kerusakan terjadi karena gelombang laut Ia menduga konstruksi yang ada tidak mampu menahan beban alami gelombang laut di lokasi tersebut.

​”Proyek ini dibangun tahun 2024 lalu, hancur akibat ombak laut, Pak. Kehancuran yang Bapak lihat bukan di sini saja, di ujung sana juga hancur sebagian akibat arus gelombang,” ujar Sule saat ditemui awak media di lokasi, Minggu.

​Kualitas Konstruksi Dipertanyakan
Kondisi bangunan yang hancur hanya dalam kurun waktu satu tahun memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat. Muncul spekulasi mengenai apakah kerusakan murni disebabkan oleh faktor alam (force majeure) atau karena rendahnya kualitas konstruksi bangunan yang tidak sesuai spesifikasi medan pesisir.

​Meskipun dalam papan proyek tercatat nilai kontrak sebesar Rp5. 177.721.000, dampak kerusakan ini sangat krusial mengingat lokasinya yang berada di jantung destinasi wisata unggulan Kota Pangkalpinang.

​Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak dinas terkait maupun kontraktor pelaksana CV Cintia Putri Pratama. untuk mendapatkan informasi mengenai tanggung jawab pemeliharaan dan evaluasi teknis atas kerusakan tersebut.JB. ZL