Teluk Naga, Tangerang, 21 Mei 2026 – Keluhan warga terkait persoalan aliran air dan penumpukan sampah yang selama berbulan-bulan diduga dibiarkan tanpa solusi, akhirnya mendapat titik terang setelah Camat Teluknaga, Kurnia, S.STP., M.Si., turun tangan langsung mengambil langkah konkret.
Sebelumnya, sekelompok awak media mendatangi Kantor Desa Kebon Cau guna melakukan konfirmasi terkait keluhan warga mengenai lahan milik pribadi yang terdampak dan dijadikan aliran pembuangan air serta sampah dari lingkungan sekitar.
Namun, menurut keterangan tim media, kedatangan mereka tidak mendapatkan respons yang diharapkan. Bahkan, pihak desa disebut lebih banyak menyoroti kesadaran warga dibanding mengambil langkah nyata di lapangan untuk menyelesaikan persoalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat tersebut.
Merasa belum mendapatkan solusi yang jelas, tim media kemudian bergerak menuju Kantor Kecamatan Teluknaga untuk menyampaikan langsung persoalan warga kepada pihak kecamatan.
Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Camat Teluknaga Kurnia, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Camat Ferry Zulfian, SH., M.H., beserta sejumlah kepala bidang dan jajaran Kecamatan Teluknaga lainnya, tetap meluangkan waktu menerima kedatangan awak media. Kehadiran seluruh jajaran tersebut menunjukkan keseriusan pihak kecamatan dalam menanggapi persoalan warga yang telah lama dikeluhkan masyarakat.
Setelah memperkenalkan diri, tim media langsung menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, termasuk persoalan lahan warga yang terdampak aliran air dan sampah.
Suasana yang awalnya penuh keluhan berubah menjadi penuh harapan ketika Camat Teluknaga dengan serius mendengarkan penjelasan yang disampaikan tim media.
Tak berhenti pada sebatas mendengar, Kurnia langsung mengambil langkah cepat dengan membentuk tim penanganan guna menindaklanjuti persoalan tersebut. Langkah tersebut turut dikawal Sekretaris Camat Ferry Zulfian bersama jajaran kecamatan.
Kerja nyata itu pun membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, saluran air mulai dibentuk sehingga aliran air tidak lagi masuk dan menggenangi lahan milik warga.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan tim media yang selama ini menantikan tindakan nyata dari pemerintah.
“Ini yang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar janji atau saling menyalahkan. Pak Camat langsung bergerak dan hasilnya nyata,” ujar salah satu warga.
Respons cepat Camat Teluknaga dinilai menjadi contoh kepemimpinan yang hadir dan peduli terhadap persoalan masyarakat. Tidak hanya menerima laporan, tetapi juga mampu menerjemahkan keluhan warga menjadi tindakan nyata di lapangan.
Menariknya, suasana di ruang kerja Camat Teluknaga yang awalnya dipenuhi pembahasan serius perlahan berubah menjadi hangat dan penuh canda. Kedekatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak selalu harus berlangsung kaku dan formal, tetapi juga dapat dibangun dengan suasana humanis dan penuh empati.
Mabesnews turut mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Camat Teluknaga Kurnia, S.STP., M.Si., beserta Sekretaris Camat Ferry Zulfian, SH., M.H., dan seluruh jajaran dalam merespons persoalan warga.
Masyarakat berharap sikap responsif seperti ini dapat menjadi contoh bagi aparatur pemerintahan lainnya, terutama dalam menangani persoalan lingkungan dan keluhan masyarakat yang membutuhkan perhatian cepat serta solusi nyata.







