Satuan Lembaga Pendidikan SDN Kalianget Timur 10 Laksanakan Metode Pembelajaran Outing Class Terstruktur dan Inovatif

Pendidikan192 views

 

MABESNEWS.com | SUMENEP, JATIM – Kembangkan metode belajar siswa, untuk memberikan pengalaman langsung dan nyata, satuan lembaga pendidikan Sekolah Dasar Negeri Kalianget Timur 10, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, lakukan metode belajar Outing Class.

 

Kegiatan Outing Class dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 11 Desember 2025 ke sejumlah titik yang dinilai dapat memberikan dan menambah pengetahuan langsung terhadap siswa.

 

Kepala Sekolah SDN Kalianget Timur 10, Moh. Zaini, S,Pd dalam pesan tertulisnya yang diterima media menyebutkan, Keempat titik yang dinilai dapat dijadikan rujukan sumber belajar bagi siswa – siswinya, adalah :

1. PT Mulya Anugerah Sumekar.

2. Terminal Arya wiraraja

3. Dinas Perikanan

4. Taman Tajamara

 

Dalam keteranganya Moh. Zaini, S.Pd juga menerangkan, sebanyak 71 (tujuh puluh satu) siswa, 14 (empat belas) guru dan wali murid sejumlah 35 (tiga puluh lima ) orang ikut mendampingi.

 

” Sebanyak 71 siswa siswi dari kelas 1 (satu) hingga kelas 6 (enam), 71 (empat belas) orang guru dan sebanyak 35 (tiga puluh lima) wali murid ikut pula mendampingi. Agar para murid terhibur, kami menyewa 5 (lima) armada Tayo serta Bus mini Tayo,” tuturnya.

 

 

” Tujuan umum Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di dunia nyata, memungkinkan siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis yang telah mereka peroleh di kelas dalam situasi praktis,” jelas Zaini.

 

Lebih lanjut dirinya menerangkan,” Konsep outing class bukan sekadar rekreasi atau piknik biasa. Ini adalah strategi pembelajaran yang terstruktur dan bertujuan, di mana siswa diajak untuk mengeksplorasi, mengamati, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar,” ujarnya.

 

Kegiatan diawali dengan berkunjung ke PT Mulya Anugerah Sumekar, dimana siswa dapat mengamati proses pembuatan garam secara modern. Selanjutnya terminal Arya wiraraja, siswa dapat memahami sistem transportasi darat. Siswa belajar bagaimana bus beroperasi, jadwal, rute dan peran terminal sebagai pusat mobilitas. Membangun kesadaran lalu lintas dengan mengetahui rambu lalu lintas, etika di jalan dan keselamatan sejak dini. Siswa dapat memahami fungsi terminal, mengenal fasilitas terminal seperti loket, ruang tunggu, toilet dan lainnya

 

Disisi lain siswa dapat mendapat Pembelajaran budaya lokal dengan mengamati interaksi sosial beragam jenis orang dengan budayanya. Di kesempatan ini siswa berkesempatan naik AKAP bersama bus Gunung Harta.

 

Selanjutnya ke Dinas Perikanan, siswa dapat mengenal berbagai spesies ikan baik ikan air tawar dan asin. Makanan ikan  serta habitatnya. Siswa dapat melatih keterampilan praktisnya karena diajak berpartisipasi langsung dengan memberi makan ikan dan lainnya. Siswa dapat bangkitkan minat dan kepedulian terhadap sektor kelautan dan perikanan serta pentingnya pelestarian lingkungan parairan.

 

 

Tempat terakhir adalah Taman Tajamara. Merupakan titik terakhir dimana siswa dapat rilek dan beristirahat bersama dalam suasana taman Tajamara yang indah dan nyaman.

 

Moh. Zaini melalui pesan tertulisnya menerangkan pentingnya metode Outing Class yang Ia lakukan,” untuk dipahami bahwa outing class bukanlah pengganti pembelajaran di kelas, melainkan pelengkap yang memperkaya pengalaman belajar siswa. Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, membantu siswa memahami relevansi materi pelajaran dalam konteks kehidupan nyata,” terang Ia menutup pesannya.

 

Perlu juga untuk diketahui, bahwa kegiatan dimaksud berlangsung sejak pukul 07.00 wib hingga berakhir pukul 13.00 wib dengan selamat dan sukses sesuai harapan serta do’a bersama. (B)