Sampai Putus Asa Masyarakat di Pedalaman Bireuen, 79 Tahun Berharap Jalan di Aspal

Pemerintah371 views

Bireuen l Mabesnews.com

kekecewaan itu di sampaikan oleh masyarakat pedalaman kabupaten Bireuen Gampong Pinto Rimba , karena 79 tahun lama nya berharap jalan di aspal namun tak kunjung di aspal , Minggu ( 7/7/2024 )

Jalan Pinto Rimba – Cot Kruet, salah satu jalan untuk menuju pasar yang ada di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, tidak ada jalan alternatif lain untuk melintas menuju ke kota Kecamatan Peudada

Para petani mengeluh akibat jalan yang digunakan sangat susah untuk mengangkut hasil panen di kebun .

Muliadi Petani pisang mengaku banyak hasil panen yang tidak bisa dijual. “Dilewati manusia saja susah, apalagi menggunakan kereta atau pun mobil angkutan karena kondisi jalan begini, akhirnya hasil panen membusuk sendiri di kebun seperti buah pisang, pepaya , ungkapnya.

Bayangkan saja sudah hampir 79 tahun negara RI merdeka namun kami belum merasakan kemerdekaan jalan di Gampong kami tidak kunjung di aspal , padahal sudah sering di kunjungi oleh pihak dinas terkait maupun caleg caleg dan yang ingin jadi bupati atau gubernur namun sampai saat ini tidak pernah jalan di aspal yang jelas kami petani di pedalaman hanya mendengar janji janji saja, sebut Muliadi .

Tokoh masyarakat Peudada Ikbal mengatakan , sebenar nya kami tidak perlu mengemis mengemis jalan agar di aspal, itu sudah kewajiban dari seorang pemangku jabatan di pemerintahan yang ada di Aceh baik di tingkat kabupaten provinsi maupun di pusat ini sudah tugas mereka memikirkan rakyatnya .

Apakah dengan banyak nya dugaan korupsi berjamaah di bumi Aceh sehingga kami rakyat kecil di pedalaman kena imbas nya , sepertinya penegak hukum di Aceh kurang serius , kalau memang benar di bumi Aceh banyak dugaan kasus korupsi seharus nya penegak hukum benar benar tegas bertindak tanpa pilih kasih agar Aceh keluar dari kemiskinan dan kami bisa merasakan makna sejahtera yang sebenar nya.

Terkadang bisa disimpulkan sebenar nya Aceh bukan daerah miskin tapi di miskinkan di duga oleh gerombolan para pelaku korupsi di Nanggroe Aceh Darussalam yang tidak bertanggung jawab sehingga Aceh tidak maju,

Padahal pemerintah pusat sudah triliunan menganggarkan dana Otsus untuk Aceh masa untuk jalan di Gampong untuk memudahkan petani untuk mengangkut hasil panen tidak di aspal ,pungkas Ikbal .

Sedangkan Keuchik Pinto Rimba Zulkifli menjelaskan mengenai jalan pinto rimba sudah banyak media yang memuat tentang kondisi dan keadaan jalan pinto rimba dan kamipun dari perangkat desa , tokoh masyarakat Peudada setiap musrenbang selalu kami bahas mengenai jalan pinto rimba tersebut .

Setahun yang lalu, ada dari dinas terkait yang mengukur luas jalan pinto rimba , namun sampai saat ini belum ada tanda tanda jalan untuk di aspal

Padahal kata Keuchik Zulkifli bila jalan tersebut di aspal , bisa meningkatkan perekonomian di Gampong kami dan masyarakat Gampong kami bisa sejahtera karena masyarakat setempat mata pencaharian nya berkebun, sebutnya.

(Abdi S/Adi S)