MabesNews.com, Batam, 2025 – SMP Negeri 4 Kota Batam kembali menggelar Safari Da’wah Spesial Isra’ Mi’raj, sebuah acara yang bertujuan memperingati peristiwa bersejarah dalam Islam sekaligus menjadi sarana edukatif dalam membentuk karakter peserta didik. Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri oleh ratusan siswa, guru, serta tokoh masyarakat, dan menghadirkan Nursalim Tinggi Turatea, S.Pd., M.Pd., Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, sebagai penceramah utama. Kegiatan ini juga terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Yatim Mandiri Kota Batam yang diketuai oleh Sukri Ahmad Rokan, S.E.
Dalam Kepala SMP Negeri 4 Kota Batam, Dra. Desmizar, yang diwakili oleh Ismail Harahap guru Agama SMP Negeri 4 Batam, mengungkapkan apresiasi terhadap terselenggaranya acara ini. Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi spiritual yang dapat membentuk karakter peserta didik secara lebih mendalam. Ia menekankan bahwa sekolah tidak hanya bertanggung jawab dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membangun nilai-nilai moral, etika, serta kesadaran sosial siswa.

Menurutnya, peringatan Isra’ Mi’raj memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, khususnya saudara-saudara Muslim di Palestina yang saat ini menghadapi berbagai kesulitan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan agar nilai-nilai keislaman semakin tertanam dalam kehidupan siswa. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan salah satu prioritas utama di SMP Negeri 4 Batam, dengan harapan dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi.
Ismail Harahap, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 4 Batam, turut memberikan pandangan mengenai makna mendalam dari peristiwa Isra’ Mi’raj. Ia menekankan bahwa perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha, bukan hanya sebagai mukjizat, tetapi juga sebagai pelajaran berharga tentang keteguhan iman. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa keimanan seseorang harus terus dipupuk melalui ibadah dan amal kebaikan.

Ia juga mengajak para siswa untuk memahami bahwa Islam tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga menekankan pentingnya hubungan sosial yang harmonis. Solidaritas terhadap Palestina, yang menjadi salah satu fokus dalam acara ini, merupakan bentuk nyata dari ajaran Islam yang mengutamakan kepedulian dan persaudaraan sesama Muslim.
Dalam sesi ceramahnya, Nursalim Tinggi Turatea menyampaikan pesan mendalam tentang hikmah Isra’ Mi’raj serta urgensi solidaritas umat Islam terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa Masjid Al-Aqsa, yang menjadi saksi perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, memiliki peran sentral dalam sejarah Islam. Oleh karena itu, setiap Muslim memiliki tanggung jawab moral untuk membela dan membantu rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai bentuk penindasan.
Ia menjelaskan bahwa perjuangan membela Palestina bukan hanya isu politik, melainkan bagian dari ajaran Islam yang menekankan persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kepedulian tersebut harus diwujudkan tidak hanya dalam bentuk doa, tetapi juga dengan tindakan nyata, seperti memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para siswa dan masyarakat untuk senantiasa menjaga shalat sebagai pondasi kehidupan seorang Muslim, sebagaimana diperintahkan langsung oleh Allah SWT dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.
Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap Palestina, dalam acara ini juga dilakukan penggalangan infaq yang nantinya akan disalurkan melalui Yayasan Yatim Mandiri Kota Batam. Nursalim Tinggi Turatea mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memberikan infaq terbaik mereka, seraya menegaskan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi saudara-saudara Muslim di Palestina.
Di penghujung ceramahnya, ia berpesan agar para siswa menjadikan Isra’ Mi’raj sebagai inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, menjaga shalat, serta mengembangkan sikap empati dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa generasi muda Islam harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual agar mampu menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Acara Safari Da’wah Spesial Isra’ Mi’raj ini pun ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat Islam di seluruh dunia, khususnya bagi rakyat Palestina yang masih berjuang mempertahankan hak mereka. Harapan besar muncul dari seluruh pihak yang terlibat, agar kegiatan semacam ini dapat terus berlangsung secara rutin di masa mendatang.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program keagamaan yang tidak hanya meningkatkan pemahaman Islam di kalangan siswa, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, peduli, dan memiliki semangat berbagi terhadap sesama. Kepala sekolah berharap bahwa Safari Da’wah ini dapat menjadi bagian dari tradisi sekolah dalam membangun nilai-nilai spiritual yang kuat di tengah-tengah siswa.
Dengan terselenggaranya acara ini, SMP Negeri 4 Batam semakin meneguhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, moral, dan sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun kesadaran spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi.(Nursalim Turatea).







