Puluhan Mobil Pengangkut Kayu Panel Meresahkan Warga Desa Sumber Harapan

Pemerintah, Polri2,003 views

MlabesNews.com.Asahan — Puluhan mobil dump truk pengangkut kayu panel yang diduga dimuat dari lahan PT BSP bebas lalu lalang melintas di jalan utama Desa Sumber Harapan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. hingga mengakibatkan kesesagan warga karna berdampak kerusakan pada drainase dan jalan serta membahayakan warga pengguna jalan. Minggu (31/3/2023)

Kepada awak media, beberapa warga mengeluhkan dampak yang mereka rasakan akibat aktifitas puluhan mobil pengangkut kayu panel, bahkan masyarakat geram dengan kepala Desa yang terkesan tutup mata.

” Kegiatan mobil pengangkut kayu panel ini jelas sangat meresahkan kami. liat bang, jalan kami rusak, drainase kami rusak parah. hari hari puluhan mobil melintas dengat muatan yang berlebihan dan setiap hari juga kami makan abu di buatnya. Dan herannya, kami dengar pak kades mengizinkan ini, apa tak dipikirkan apa akibat untuk warganya?.
Ada apa ini dengan pak kades???” Kami berharap kepada pihak yang berwenang untuk menyelesaikan masalah ini”.
Ungkap kesal warga Desa Sumber Harapan.

Kepala desa Sumber Harapan saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media, beliau tidak memberikan jawaban hingga berita ini di tayangkan. Dan mirisnya, kepala Desa itu juga di duga memblokir no WhatsApp awak media.

Sementara itu pak Giono kepala Dusun 1 Desa Sumber Harapan saat di konfirmasi melalui via telepon WhatsApp mengatakan akan Keresahan dan kekhawatirannya terhadap mobi truk pengangkut kayu panel itu, dan beliau juga merasa tidak perna di mintai dan memberikan izin terkait kegiatan itu.

” Kalau soal izinnya saya tidak tahu bang, tapi saya dengar dengar pak Kades ada kasih izin. Dan soal ada dan apa yang di dapat kades saya juga tidak tahu. Namun yang pasti saya juga merasa resa akan kegiatan ini. Bahkan Saya sendiripun sering gamang kalau mau melomba mobil truk itu, muatannya ampek membeludak, jalan nya rusak, kalau terguling ataupun jatuh kayu itu apa tak hajab kami?”. ungkap kadus dusun 1B itu.

Kepada awak media, beberapa warga juga mengatakan akan melakukan penutupan jalan bila kegiatan ini terus berlanjut.

Penulis: Heri Setiadi