MabesNews.com. Boltim, Sulut – Peran aktif perusahan PT. Arafura Surya Alam (ASA) Kotabunan Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam mensuport atau mendukung upaya Pemda Boltim terkait penanganan pasca bencana banjir yang terjadi di Desa Togid Kecamatan Tutuyan dan di wilayah Kecamatan Kotabunan tentunya patut diberikan apresiasi.
Pasalnya, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo kepada awak Media MabesNews.com (2/5/2025) bahwa perusahan PT. ASA Kotabunan akan memberikan bantuan kebutuhan masyarakat terdampak banjir di Desa Togid melalui Pemerintah Daerah berupa 50 unit kompor gas dilengkapi dengan regulatornya, dan ketika kompor tersebut diserahkan oleh PT.ASA maka kami akan segerah menyalurkannya langsung kepada masyarakat terdampak banjir, jelas Bupati yang akrab disapa OPPO.
Sementara itu, pihak PT. ASA sendiri ketika dikonfirmasi Media MabesNews.com (2/5/2025) melalui Regi Pontoh atau lebih akrab disapa Bang Egi membenarkannya.
Dijelaskannya bahwa, saat ini kami telah menyiapkan sebanyak 50 unit kompor gas sesuai dengan permintaan kebutuhan masyarakat terdampak yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada kami, dan PT.ASA sendiri juga menambakan 50 buah regulator kompor gas. Dimana kompor gas yang sudah disertai dengan regulator malam ini juga (2/5/2025) sudah sampai di Boltim, dan akan segerah diserahkan kepada Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur, jelas Pak Egi.
Upaya PT. ASA dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terkait penanganan pasca bencana banjir yang terjadi di Desa Togid dan beberapa wilayah terdampak lainnya tentunya patut diberikan apresiasi, sekaligus ucapan terima kasih. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh sala satu tokoh pemuda Desa Togid Nunung Mokoginta, menurutnya bahwa, selaku masyarakat Desa Togid kami memberikan apresiasi, dan terima kasih kepada pihak PT.ASA, sekaligua kepada semua pihak yang sudah membantu meringankan beban masyarakat terampak banjir melalui Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur, ucap pria yang akrab disapa Bung Nunung.
(Pusran Beeg)






