Proyek Paving Blok di Bonto Baji Disorot, Ada Indikasi Mark-Up dan Kualitas Buruk!

Pemerintah, Polri1,148 views

Mabesnews.com.Bulukumba – Pekerjaan paving blok di Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang, diduga penuh dengan kejanggalan. Proyek yang seharusnya dikelola secara swakelola ini justru dikendalikan langsung oleh kepala desa dengan berbagai indikasi penyimpangan.

Laporan dari masyarakat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa kepala desa mengatasnamakan sistem swakelola, tetapi faktanya proyek tersebut diduga dikerjakan oleh TPK, bukan masyarakat desa sebagaimana mestinya.

Indikasi Permainan Anggaran?
Tak hanya itu, dugaan permainan anggaran pun mencuat. Kepala desa diduga membeli material proyek langsung dari toko miliknya sendiri, membuka peluang besar terjadinya mark-up harga. Jika benar demikian, ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk penyalahgunaan wewenang demi keuntungan pribadi.

Pekerjaan Asal Jadi, Baru Selesai Sudah Retak!
Hasil Tim investigasi Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia (PATI) di lapangan mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut jauh dari standar yang seharusnya. Sejumlah titik ditemukan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami mendapati beberapa lokasi yang tidak memiliki talud atau bekisting yang memadai, bahkan di titik lain yang sudah selesai dikerjakan, cor bekistingnya sudah retak. Jika dibiarkan, ini jelas merugikan masyarakat karena kualitasnya tidak akan bertahan lama,” tegas Udin Karim, perwakilan PATI.

Desakan Audit dan Tindakan Hukum
Melihat dugaan penyimpangan yang semakin kuat, PATI mendesak Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Inspektorat untuk segera turun tangan. Audit menyeluruh terhadap proyek ini dinilai mendesak agar anggaran desa tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, kepala desa yang bersangkutan masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi terkait dugaan ini.

Apakah proyek ini benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat, atau hanya menjadi ladang bisnis pribadi? Pihak berwenang diharapkan segera bertindak sebelum semuanya terlambat!