MabesNews.com, Sinjai – Kepolisian Resor (Polres) Sinjai berhasil mengamankan pelaksanaan Ramadan 2026 dengan situasi yang aman dan kondusif. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen serta langkah tegas Kapolres Sinjai dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci.
Polres Sinjai memastikan pengamanan Ramadan berjalan optimal melalui operasi intensif yang difokuskan pada patroli malam, pengawasan pusat keramaian, pasar takjil, serta pengaturan arus lalu lintas. Selain itu, pengamanan ibadah salat tarawih di masjid-masjid juga menjadi prioritas utama demi memberikan rasa aman bagi umat Muslim dalam beribadah.
Dalam dialog bersama Bpk. H. Suradi , Kasat Intelkam Polres Sinjai, IPTU Hasan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah deteksi dini serta pemetaan potensi kerawanan, khususnya terkait peredaran narkotika dan minuman keras (miras) yang dapat mengganggu situasi kamtibmas selama Ramadan.
Kapolres Sinjai menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan umum, tetapi juga meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika dan minuman keras (miras) yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.
Adapun langkah-langkah strategis yang dilakukan Polres Sinjai antara lain:
* Peningkatan patroli rutin, khususnya pada jam rawan seperti malam hari dan menjelang sahur.
* Pengamanan kegiatan ibadah untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan salat tarawih dengan khusyuk.
* Pengaturan lalu lintas di titik-titik keramaian, termasuk pasar Ramadan dan pusat jajanan takjil.
* Penindakan tegas terhadap pelanggaran seperti balap liar, penggunaan petasan, serta peredaran narkotika dan miras.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polres Sinjai berhasil menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat Kabupaten Sinjai pun dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman.
Kapolres Sinjai juga mengimbau seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan, termasuk peredaran narkotika dan miras, demi menjaga kesucian bulan Ramadan.
(H. Suradi & M. Aras)













