MabesNews.com.Bulukumba – Aktivis pemerhati anak di Kabupaten Bulukumba, Asdar Sakka, berharap segera menangkap oknum guru SMP Negeri 1 Bulukumba inisial NH yang diduga telah menganiaya muridnya hingga mata korban lebam dan nyaris buta.
“Ini sudah lewat dari 1 x 24 jam, seharusnya polisi sudah mengamankan pelaku. Tapi saya perhatikan, polisi baru memeriksa tadi korbannya, artinya pelaku masih melenggang belum diamankan,” tutur Asdar Sakka, Rabu (17/1/2024).
Asdar Sakka berharap, penyidik yang menangani kasus ini agar segera menangkap pelaku demi menghindari adanya aksi main hakim sendiri dari keluarga korban.
“Saya berharap pelaku segera ditangkap. Karena kalau keluarga korban melihat pelaku lalu lalang tidak diamankan, kemungkinan bisa menimbulkan emosi pihak korban dan akan memicu aksi main hakim sendiri untuk itu saya minta pelaku segera diamankan,” pungkas Asdar.
Diberitakan sebelumnya, Oknum guru SMP Negeri 1 Bulukumba inisial NH diduga menganiaya muridnya inisial RZ (14) hingga mata korban lebam dan nyaris buta.
Peristiwa itu terjadi di lingkungan sekolah SMP Negeri 1 Bulukumba pada hari Sabtu 13 Januari 2024 sekitar pukul 10.00 wita.
Orang tua korban sudah melaporkan hal itu ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba.
“Harapan saya semoga pelaku dipecat,” tutur orang tua korban atas nama Usman warga Kelurahan Ela-ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Sementara itu, aktivis pemerhati anak di Bulukumba, Asdar Sakka, mengatakan bahwa pelaku harus diberi tindakan tegas dan harus dipecat supaya guru guru yang lain tidak melakukan hal serupa.
Asdar juga menilai bahwa pelaku bertindak bagai preman yang mengedepankan emosi.
“Oknum guru SMP Negeri 1 Bulukumba bertindak kayak preman aniaya muridnya hingga mata lebam, ini tidak boleh dibiarkan pelaku harus ditindak tegas harus dipecat,” tutur Asdar Sakka.







