Polisi Diminta Berantas Mafia BBM Subsidi di Desa Bangun Jaya Rohul

Polri544 views

MabesNews.com, Rokan Hulu – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga suwadaya masyarakat (LSM ) Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (KOREK) provinsi Riau, Miswan meminta aparat kepolisian terutama di Rokan Hulu (Rohul) untuk menindak tegas dan memberantas mafia penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Tengah persisnya di simpang Kantor Camat Tambusai Tengah.

“Kami secara tegas meminta aparat kepolisian di Rohul untuk menindak tegas mafia BBM bersubsidi yang ada di Rohul termasuk di Desa Bangun Jaya,”kataya kepada awak media ini, Senin 4 Desember 2023.

Miswan secara tegas mendukung upaya aparat kepolisian dalam memberantas mafia BBM di Rohul.

“Harapan saya persoalan ini harus dibawa hingga ada keputusan hukum guna memberikan efek jera kepada oknum-oknum yang terlibat,” kata Edy.

Dia mengatakan, masalah izin dari SPBU Wari yang saat ini terlibat dugaan tindak kriminal tentu ada sanksi tegas menunggu proses dari kepolisian.

“Jika keterlibatan lebih dalam maka sanksi yang diberikan tergantung hasil penyelidikan,” kata dia.

“Bisa saja akan dicabut izin tergantung dari proses hukum kepolisian yang akan menjadi acuan rekomendasi,” ujarnya.

Miswan menyebut bahwa praktik mafia BBM marak terjadi karena kurang tegasnya penindakan dari aparat penegak hukum

“Jaringan mafia BBM di Rohul harus diberantas tuntas.Aparat penegak hukum harus menindak tegas,”katanya.

Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu (Rohul) akan menyelidiki dugaan kasus

Penyelundupan dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang kembali marak di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Tengah persisnya di simpang Kantor Camat Tambusai Tengah.

Kasatreskrim Polres Rohul, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais saat dikomfirmasi awak media ini Sabtu 2 Desember 2023 menyebutkan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait informasi adanya mobil yang mengangkut puluhan dirigen berisi BBM bersubsidi jenis Pertalite.

“Berarti kami harus antisipasi dengan penyelidikan ke wilayah sana.Kalau hal seperti itu harus tertangkap tangan,”katanya.

Diketahui Beberapa waktu lalu, awak media ini memergoki Sebuah mobil jenis isuzu Trada dengan nomor plat BM 8477 KD mengangkut puluhan dirigen berisi Pertalite bersubsidi diangkut dari Pekanbaru menuju Desa Bangun Jaya.

Diketahui, dari supir pengangkut puluhan dirigen itu diangkut dari Pekanbaru milik oknum pengusaha yang disebut sebut bernama Made.

Puluhan dirigen berisi puluhan liter Pertalite itu disebut akan diangkut ke Desa Bangun Jaya dan diantar ke oknum penimbun BBM bersubsidi bernama Ijonmorri.

Untuk mengetahui kebenaran dari pengakuan sang supir, awak media, pun mencoba mengkomfirmasi ke Ijonmorri.

Kepada awak media ini, Ijonmorri pun mengakui bahwa BBM bersubsdi yang diangkut dari Pekanbaru adalah miliknya.

Dari keterangan yang diperoleh awak media ini, penyelundupan BBM Pertalite bersubsidi setiap hari dilakukan. Dimana pertalite itu untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi ke masyarakat di pelosok Tambusai Tengah.

 

 

(Kaperwil Prov Riau/SB/Tim)