Pengerit Kecewa Sebut Setiap Pengisian di SPBU Simpang Katis kasih Uang ke Petugas

Hukum712 views

SIMPANG KATIS, MABESNEWS.COM — Disaat masyarakat Babel antri terkait dengan bensin jenis pertalite subsidi, Heboh di SPBU simpang Katis  adanya informasi dugaan pungutan liar (pungli)kepada pengerit bensin

berkedok biaya pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin mengemuka di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpang Katis.

Oknum pengurus dan pegawai SPBU setempat diduga secara rutin meminta imbalan uang kepada para pengerit setiap kali melakukan pengisian BBM.

Hal ini disampaikan ​Salah seorang pengerit yang enggan disebutkan namanya meluapkan kekecewaannya secara langsung kepada awak media.21/10/2026.

Ia mengaku nominal uang yang diminta oleh oknum di SPBU berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk setiap isi bensin  jenis BBM subsidi tersebut.

​”Setiap kami akan mengisi bensin di SPBU tersebut, kami dimintai uang sebesar Rp10.000, kadang Rp20.000. Hal itu dilakukan setiap kali kami mengisi bensin,” ungkapnya dengan nada kecewa.

​Tak hanya persoalan biaya tidak resmi tersebut, sumber juga membeberkan bahwa sempat terjadi ketegangan dan adu mulut di jalur pengisian khusus pengerit. Buntut dari keributan itu, petugas SPBU menolak melayani pengisian BBM ke kendaraan pengerit.

​”Tadi hampir ribut gara-gara jalur pengerit. Setelah ribut, bensin tidak diisikan. Padahal biasanya kami dimintai uang setiap kali pengisian. Kami dikasih jatah 30 liter, Pak, tetapi setiap pengisian seperti itu harus bayar Rp20.000 ke pengurus SPBU yang nantinya diserahkan ke pegawai,” tambahnya.

​Keluhan senada disampaikan oleh pengerit lainnya melalui sambungan telepon. Ia mengungkapkan adanya dugaan negosiasi uang imbalan yang berkaitan dengan pemeriksaan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

​”Sebelumnya Pak Ibul minta uang Rp50.000, lalu turun jadi Rp20.000, hingga akhirnya saya kasih Rp10.000. Katanya itu terkait hal STNK,” beber sumber tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, pengurus SPBU Simpang Katis, Pak Ibul, masih dalam upaya dikonfirmasi oleh awak media guna meminta tanggapan dan klarifikasi terkait tuduhan pungli tersebut.

​Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H. Sedang dalam upaya konfirmasi oleh media ini  terkait informasi masyarakat dan dugaan pungli disetiap pengisian Bensin oleh pengerit.
​(MABESNEWS.COM)