MabesNews.com, Rokan Hulu – Peduli dengan perjuangan masyarakat desa Sei Kuning Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sumatra Karya Agro (SKA) yang tuntutan masyarakat tersebut melalui aksi unjuk rasa akhirnya menjadi kepedulian LSM Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (KOREK) Riau sehingga ikut turun gunung menyaksikan,turut serta dan mendampingi masyarakat dalam aksi unjuk rasa tersebut.aksi ini berlangsung di lokasi PMKS PT. SKA desa Sei Kuning pada hari ini kamis 7 Maret 2024.
Miswan ketua DPW LSM KOREK Riau ketika dikonfirmasi awak media membenarkan pihaknya ikut turun gunung dan berorasi untuk membantuk aksi unjuk rasa yang digelar masyarakat tersebut,dari awal aksi sampai selesai Alhamdulillah berjalan lancar,aman dan damai.
Elemen apa saja yang terlibat dalam aksi unjuk rasa tersebut ?…..ada tokoh pemuda,tokoh adat,Ninik mamak,Ormas,LSM dan ratusan warga masyarakat desa Sei Kuning.
Dari pihak mana saja yang ikut berorasi ?….yang jelas ada kordinator aksi unjuk rasa Panglima Laskar Melayu yaitu Alirman,orasi selanjutnya di sampaikan Ekenri mewakili masyarakat Sei Kuning sedangkan tuntutan aksi unjuk rasa dibacakan oleh Yarahman kemudian yang terakhir saya sendiri atas nama LSM KOREK.
Apa saja yang menjadi tuntutan masyarakat dalam aksi tersebut ?….pertama mengenai tanggung jawab PKS PT.SKA tentang dugaan adanya pencemaran lingkungan, kedua tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) dan yang ketiga mengenai pemberdayaan tenaga kerja masyarakat Tempatan.
Selain dari tuntutan masyarakat itu ada juga notulensi dari pihak kepala desa diantaranya :
Perusahan harus bisa mencari waktu untuk duduk bersama dengan pihak masyarakat untuk mendiskusikan tuntutan masyarakat di kantor bupati selaku pemerintah daerah setempat.

Mediasi dikantor bupati harus dihadiri oleh pimpinan petinggi PT.SKA yang dapat membuat keputusan.
Pendek cerita kesimpulannya akan dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh Pemda Rokan Hulu pada hari Jumat tanggal 15 Maret 2024 ini jika hal itu tidak terujud maka masyarakat akan melakukan aksi dalam jumlah peserta aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi dan minta PKS PT.SKA di tutup Maslah lain – lain silakan selesaikan di daerah namun masalah dugaan pencemaran lingkungan karena limbah akan kita bawa kepusat,”Tegas Miswan.
(Kaperwil Prov Riau/SB.)







