MabesNews.com, Sorong, Papua Barat Daya – Pasar Induk Mariat salah satu pusat perdagangan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dijuluki ‘Pasar Gaib’ oleh warga sekitar. Bangunan pasar yang masih cukup bagus dan layak digunakan, namun justru sepi pembeli dan pedagang, (23/02/2026).
Salah satu warga, “M” mengungkapkan bahwa sering terlihat sosok aneh menjelang tengah malam di sekitar pasar. “Ini akibat dari lamanya pasar ini terbengkalai,” katanya.
Tim kami melakukan penelusuran dan bertemu dengan salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. “Anak Pasar ini sepi bukan karena siapa-siapa, ini semua dari Pemerintah dong saja,” katanya dengan nada kekecewaan.
Pedagang tersebut meminta agar Pemerintah mengambil langkah tegas, menegakan Perda, dan melaksanakan penertiban pedagang liar serempak, serta mengarahkan mereka ke Pasar Induk Mariat. “Kalo Pemerintah ambil langkah tegas, pasti Pasar hidup,” tegasnya.
Warga dan pedagang merasa kecewa dengan sikap Pemerintah yang hanya bicara omon kosong.
Janji tinggal janji katanya mau penertiban serentak, tapi sampai Oras ini trada. Pertemuan tinggal pertemuan, bukti dilapangan tidak ada “Baru kita ini tinggal tunggu sampai kapan????? Pemerintah dong bicara omon koson saja, anak lihat pasar tambah sepi cuma mama dengan beberapa orang yang jualan saja,” keluh mama tersebut.
Pasar Induk Mariat yang seharusnya menjadi pusat ekonomi masyarakat, justru menjadi tempat yang menyeramkan dan sepi. Apakah Pemerintah akan terus membiarkan Pasar liar berjamur di sepanjang jalan poros Aimas dan SP sementara Pasar Induk Mariat menjadi ‘Pasar Gaib’?
Sampai berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait
Apabila ada pihak yang merasa keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita yang dirilis pada Media Online kami, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Writer : @rpp







