Padahal Sudah Viral, Manajer PLN ULP Telukdalam Diduga Biarkan Kabel Listrik Menjuntai Selama Enam Bulan di Nias Selatan

Pemerintah55 views

MabesNews.com, Nias Selatan *** Kabel listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di wilayah PLN ULP Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, diduga dibiarkan lama menjuntai (menjulur ke bawah) di beberapa desa di Kecamatan Onolalu, tepatnya di jembatan Desa Hilimondregeraya dan beberapa titik ruas jalan lintas sepanjang Desa Hilionaha dan Hilimondregeraya Kecamatan Onolalu.

Dari pantauan awak media, Kabel-kabel listrik tersebut menjuntai dekat jembatan, jaraknya sejajar dengan dasar jembatan, dan ada yang jaraknya kurang dari setengah meter di ujung jembatan. Selain itu, kabel itu dapat disentuh oleh anak-anak sekolah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan, hal itu sangat membahayakan keselamatan jiwa anak-anak sekolah.

Bahkan hal itu dapat membahayakan pengendara sepeda motor dan pengemudi roda empat yang kabel listriknya menjuntai di tengah jalan raya.

Sementara, di lokasi itu juga dilewati oleh siswa/i SMP, SMA/SMK serta masyarakat dari beberapa desa, yakni Desa Hilialito Saua, Hilinamozaua, Hilinamozaua Raya dan Desa HilisaneKhehosi untuk melakukan kegiatan sehari-hari mereka ketika menuju pusat kota pasar Telukdalam.

Ironisnya, tampak di beberapa bagian tengah tiang listrik tertempel plat kecil yang bertuliskan “Awas Berbahaya, Tegangan Tinggi.” Namun, hal itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Justru, kabel-kabel listrik yang menjuntai di jalan dan jembatan diduga dibiarkan selama beberapa bulan lamanya (6 bulan) oleh pihak petugas PLN.

Menurut keterangan dari salah satu warga Desa Hilionaha, Peci Duha alias Ama Yordan Duha, seorang pengemudi roda empat yang sedang melintas di jalan Desa Hilimondregeraya, mengatakan bahwa kabel listrik yang menjuntai sejajar dengan jembatan di desa tersebut sudah lama menjuntai.

“Itu sudah lama kali pak, yang jelas posisi kabel istrik ini sudah lama kali, termasuk di desa saya pak (Red_Hilionaha),ujarnya kepada awak media pada Sabtu (23/05/2026).

Di tempat terpisah, salah satu warga desa Hilimondregeraya yang berstatus ASN, mengatakan bahwa kabel listrik yang menjuntai tersebut telah lama dibiarkan begitu saja sejak terjadinya longsor.

“Sebenarnya itu sudah lama dibiarkan begitu saja pak, itu sejak tanggal 10 Desember 2025 lalu, setelah terjadinya longsor di Desa Hilionaha, bahkan itu sudah viral di medsos. Pak Wabu kalau tidak salah pernah pantau lokasi longsor itu,” tuturnya pada Selasa (26/05/2025).

 

Namun, saat dikonfirmasi dengan Manajer PLN ULP Telukdalam, Pelix Purba, melalui chat whatsapp pada Selasa (26/05/2026) sekira pukul 15.00 WIB, dijelaskan bahwa terkait kabel-kabel listrik menjuntai tersebut tidak pernah dilaporkan oleh petugas PLN.

“Baik pak Waruwu. Kami terima informasinya. Akan cek dan kami tindaklanjuti laporan tersebut dan akan kami perbaiki. Terimakasih atas laporan nya pak. Sdh saya konfirmasi dengan tim pencatatan pelaporan belum ada pak, karena kebetulan daerah tersebut masuk ke petugas kita di Telukdalam,” tulisannya.

Ironisnya, jarak Desa Hilionaha dengan kantor PLN ULP Telukdalam sekira 3,9 KM atau 10 menit perjalanan jika dihitung pada Google Maps. Sementara musibah longsor yang terjadi di desa Hilionaha sempat viral di media sosial dan diberitakan oleh beberapa media pada bulan Desember 2025 lalu. Pertanyaannya, “Apakah petugas dari PLN tidak mengetahui hal itu?”

Setelah menerima laporan tersebut, Pelix Purba langsung merespon dan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Sekarang pak petugas sdh jalan ke lokasi. Apa yang bisa dikerjakan langsung dikerjakan pak, kita langsung action pak. Nanti petugas di lapangan akan memastikan kebutuhan dilapangan nya,” tulisnya sekira pukul 15.50 WIB.

Selanjutnya, Pelix Purba mengirimkan keterangan foto-foto petugas PLN saat sedang memperbaiki kabel-kabel listrik yang menjuntai di lokasi tersebut sekira pukul 19.12 WIB.

Pelix Purba menjelaskan bahwa kabel-kabel listrik tersebut sudah selesai dikerjakan.

“Ada 8 titik pak yang dikerjakan,” tulisnya.

Namun, hingga berita ini tayang, Pelix Purba belum bisa menjawab konfirmasi awak media ketika ditanyakan “Apakah tidak ada lagi kabel-kabel listrik yang menjuntai di Desa Hilimondregeraya dan Hilionaha?”

Untuk memastikan informasi dari pihak PLN ULP Telukdalam, awak media akan melakukan penelusuran ulang atas pernyataan Manajer PLN ULP Telukdalam Pelix Purba. Bersambung…

Harpendik M. Waruwu, S.Pd.