Menunggu Realisasi Janji Gubernur Kepri Kepada Rumah Tahfizh Alkhair Batam

MabesNews.com | Batam – Tepatnya hari Kamis, 9 Agustus 2023, bertempat di rumah Tahfidz Botania pimpinan pondok Tahfidz Al Khaer kepada wartawan media ini mengatakan bahwa, pada saat Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan sambutan dengan jelas mengucapkan sebuah janji di depan tamu undangan, yang jumlahnya kurang lebih 1.200 orang di Hotel Harmoni One, Batam Center.

Beliau menyampaikan dengan jelas bahwa akan memberikan bantuan pada anggaran perubahan tahun 2023. Dan pada tahun 2023 ini saya mencoba untuk menyampaikan tentang apa yang pernah dijanjikan oleh pak gubernur melalui beberapa beberapa pihak Istansi di kegebernuran.

Sempat juga saya temani beliau pada saat sholat Jum’at di mesjid An Nur Villa Pesona Asri Batam Senter dan mengingatkan kembali yang pernah dijanjikan saat wisuda beberapa waktu lalu dan beliau mengatakan kepada saya agar secepatnya memasukkan proposal dan saat itu juga saya membuat proposal dan meminta untuk dititipkan di Graha Pena lantai 4 melalui ajudan beliau, dan saya juga coba menghubungi via telpon pak Hasan sebagai Kadis Kominfo Provinsi Kepulauan Riau

Dan selanjutnya saya terus mencari info tentang kelanjutaan terkait realisasi proposal yang saya masukkan yang sampai saat ini, saya tetap menunggu realisasi janji yang pernah dilontarkan sang Gubernur Kepri.

Kemarin saya mencoba menghubungi Kabag Kesra Provinsi Kepulauan Riau, Pak Ayyub dan dari situ saya agak kecewa sedikit karena beliau menjawab sampai saat ini belum ada tambahan anggaran perubahan, yang ada malah pengurangan anggaran, yang saya tidak setuju adalah kata “yang ada sekarang adalah pengurangan anggaran,” padahal ini adalah janji langsung yang dilontarkan langsung oleh pak Gubernur di depan santri santri Penghafal Al-Qur’an 30 juz.

 

 

Menurut saya, kalau memang tidak ada pak Gubernur tak usah menjanjikan. Tiba saat menghubungi Kesra dia langsung mengatakan tak ada lagi anggaran, khan kecewa jadinya.

“Mudahan lewat media ini pak Gubernur terketuk hatinya untuk memberikan fakta, bukan janji yang pada akhirnya membuat kita menjadi kecewa,” tutur Khaerul Anwar S.Ag, pemilik Rumah Tahfidz Al Khair, rumah Tahfidz terbesar di Provinsi Kepri.” tuturnya mengakhiri pembicaraannya, dengan nada berharap.

(NT)