“MENEPIS TUDUHAN MIRING : Integritas Wartawan di Tengah Badai Kritik”

Pemerintah87 views

Mabesnews.com-Majalengka,Sebuah pernyataan miring dari seorang elite eksekutif pernah mengguncang fondasi profesi kewartawanan : “Menjadi wartawan itu gampang ya karena tidak punya pekerjaan, asal mau dan punya KTA hapal UU Pers.” Namun, pernyataan itu justru menjadi api yang membakar semangat penulis untuk membela integritas profesi yang telah dipilih.

Dengan nada tegas dan penuh semangat, penulis menepis tuduhan itu dengan argumen yang kuat : “Sama kan dengan menjadi anggota dewan terhormat atau kepala desa, karena mereka juga tidak punya pekerjaan akhirnya berlomba menjadi anggota dewan dan berlomba menjadi kepala desa.” Penulis menegaskan bahwa menjadi wartawan bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan sebuah panggilan yang membutuhkan integritas, kapabilitas, dan kompetensi yang mumpuni.

 

Dalam era informasi yang semakin kompleks, wartawan dituntut untuk memiliki kepekaan isu-isu krusial dan kemampuan untuk menyampaikannya kepada publik dengan akurat dan objektif. “Menjadi wartawan tidak semudah yang anda pikirkan. Butuh dedikasi, kerja keras, dan komitmen untuk mencari kebenaran dan menyampaikannya kepada publik,” tegas penulis.

“Penulis menekankan bahwa integritas dan kapabilitas wartawan adalah kunci untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan saling menghormati dan menghargai, kita dapat menciptakan lingkungan dan Negara pun kondusif bagi wartawan untuk bekerja dengan baik. Sinergitas kemitraan strategis antara jurnalis dan pemerintah juga penegak hukum harus tercipta harmonisasi humanis dan presisi yang balance.

 

Akhirnya, semua pihak tersenyum, karena mereka menyadari bahwa menjadi wartawan bukanlah pekerjaan yang gampang, tapi juga tidak semudah yang dipikirkan. Butuh kerja keras, dedikasi, dan komitmen untuk menjadi wartawan yang baik.

 

 

Hombing