Mabesnews.com, Kab.Asahan – Sumut : Kamis 19 Pebruari 2026, Sebuah lokasi lapak perjudian berkedok ketangkasan gelanggang permainan ( gelper ) terbuat dari mesin rakitan belum ada penindakan dari penegakan hukum wilayah Polres Asahan yang di pimpin oleh AKBP Revi Nurvelani,hal tersebut menjadi krritikan hingga kontroversi bagi awak Media Mabes News.Com.
Ironisnya,Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani saat dikonfirmasi dan bertemu oleh rekan tim Media Target Tipikor News.Com yang memberikan tanggapan tidak ada alat bukti penukaran uang,pungkasnya,sementara Tim Jatanras Polda Sumut sudah pernah melakukan penggerebekan perjudian berkedok ketangkasan gelanggang permainan di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara pada bulan September 2025. Mereka berhasil mengamankan 29 orang dan menyita barang bukti seperti mesin judi, uang tunai, dan peralatan lainnya.
Hal ini serupa dengan lokasi perjudian berkedok ketangkasan gelanggang permainan ( gelper) yang berlokasi samping rumah makan tiga putri yang terpantau pada hari jumat malam 13 Pebruari 2026 di desa pulau maria kecamatan teluk dalam kabupaten asahan provinsi sumut kini menjadi sorotan Media,hingga saat ini belum ada penindakan pemberantasan atau penggerebekan mengamankan barang bukti berupa alat mesin dari lokasi tersebut di wilayah Polres Asahan.
AKBP Revi Nurvelani adalah Kapolres Asahan yang menjabat sejak Juli 2025, menggantikan AKBP Afdhal Junaidi. Beliau merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penanganan kriminalitas.
Dilihat dari Riwayat Karir yang pernah menjabat sebagai :
– Kasat Reskrim Polres Binjai (2012)
– Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai (2014)
– Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Sumut_ (2016)
– Kapolsek Medan Barat_ (2016-2017)
– Kapolsek Medan Kota_ (2017)
– Kanit IV Subdit III Ditnarkoba Polda Sumut_ (2019)
– Kasubdit I Ditreskrimum Polda Gorontalo_ (2023)
– Kapolres Nias_ (2024)
– Kapolres Asahan_ (2025-sekarang).
AKBP Revi Nurvelani pernah menangani ratusan kasus narkoba dengan barang bukti dalam jumlah besar,dan menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan hasil Investigasi atau penelusuran Media Mabes News.Com bersama tim yang telah memberikan informasi pemberitaan terkait adanya lokasi perjudian berkedok ketangkasan gelanggang permainan kepada Kapolres Asahan AKBP Reve Nurvelani namun belum ada, penindakan,sanpai detik ini terus dikunjungi bapak-bapak dan anak-anak muda.yang akhirnya menjadi kritikan berpotensi meningkatnya tindak kriminal diwilayah sini,” pungkas warga yang tidak mau identitasnya di publikasikan.
Selain itu, lokasi perjudian gelper itu sudah meresahkan dan menjadi perbincangan hangat warga sekitar kabupaten Asahan,dengan aman menjadi sarang preman dan mengkuatirkan adanya dugaan transaksi lainnya.
Dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki tugas pokok memberantas segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun online, sebagai bentuk penegakan hukum, bukan sebaliknya. Hal ini juga termasuk mendeteksi, mengumpulkan bukti, menangkap pelaku, hingga memproses hukum bandar dan pemain untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kapolri juga telah menginstruksikan jajaran untuk menindak tegas perjudian hingga ke akar-akarnya. Polri telah berkomitmen serius memberantas judi, termasuk judi daring (Judi Online) dan mengejar buron di luar negeri, berkolaborasi dengan kementerian terkait serta PPATK untuk melacak aliran dana.
Selain itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan anggota Polri yang terlibat atau menjadi beking judi akan diproses pidana.
“Jika ada anggota Polri yang terlibat atau membeking judi akan diproses dan dikenakan sanksi pemecatan (PTDH),” tegasnya.
Upaya kepolisian juga meliputi operasi rutin dan tindakan represif untuk memastikan tindak pidana perjudian dapat ditanggulangi.
Media Mabes News.Com bersama tim mendesak Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H, melalui Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani dapat mengevaluasi kinerja jajaran Polsek, agar perjudian tidak di budidayakan ditengah masyarakat.
Bersambung….
Ditulis oleh :
( R.S ).







