Mari Bantu Nenek Masnon Yang Tinggal gubuk Reyot Bersama Seorang Anak Pedagang Sapu Keliling

MabesNews.com, Palembang – Di usia senjanya Masnon (66) harus tetap tegar dan kuat bertahan dihup dibawah garis kemiskinan,membuat nenek tersebut terpaksa hidup digubuk reyot bersama anak yang berkerja sebagai pedagang sapu keliling. Nenek Masnon warga jalan Kemas Rindo Lorong Santai RT 027 RW 005 kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kondisi gubuk terlihat sudah reyot mau roboh dan tidak layak huni sebagian dindingnya sudah berlubang, saat hujan turun air masuk kerumahnya, nenek Masnon juga harus menahan dinginnya angin malam karena tempat tinggal tak layak.

Saat awak media menyambangi kediaman nenek Masnon yang posisinya lagi tidak berada dirumah, menurut keterangan warga sekitar nenek Masnon diungsikan sementara dikarenakan kondisi rumah yang mau roboh.

Sementara itu Indra anak nenek Masnon saat dikonfirmasi awak media mengatakan,”ya pak, rumah saya sudah lama mau roboh karena untuk merenovasi butuh biaya sedangkan untuk makan sehari-hari saja susah, bertahan hidup dengan berjualan sapu keliling,” ucapnya. Senin (24/07/23).

“Kepada pemerintah khususnya pemerintah kota Palembang mohon kiranya didengar keluhan kami ini rakyat kecil ini,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Jhoni Antoni ketua RT 027 RW 005 kepada awak media, ia mengatakan kondisi rumah tinggal milik nenek Masnon sungguh memprihatinkan apalagi kondisi rumahnya hampir roboh.

“Miris sekali melihat kondisi rumahnya sudah hampir roboh dan miring,” jelasnya, Senin (24/07/23).

Ia pun berharap ada pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat yang benar-benar layak mendapatkan bantuan.

“Harapan saya, pemerintah mulai dari kelurahan, kecamatan, pemerintah kota dan pemerintah provinsi dapat menindak lanjuti prihal tempat tinggal nenek Masnon ini, datang kesini, lihat sendiri bagaimana kondisinya,” Ucapnya dengan nada berharap.

(Imansyah).