MABESNEWS.com. SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Sinergitas dan kolaborasi YAKESMA dan lintas unsur menjadi kunci utama dalam penanganan kebencanaan guna meminimalisir dampak serta menargetkan zero korban. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Latihan Gabungan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melibatkan berbagai elemen di wilayah Kabupaten Sorong, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama antara YAKESMA, Relawan Siaga Tanggap Bencana Kabupaten Sorong, Batalyon TP 806/SI Sorong, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sorong. Sosialisasi dan latihan ini ditujukan kepada masyarakat Kelurahan Klafma dan Kelurahan Klamesen, guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang upaya pencegahan serta penanganan awal bencana kebakaran, baik kebakaran bangunan maupun kebakaran hutan dan lahan.
Selain penyuluhan kepada masyarakat, kegiatan juga diisi Latihan Bersama pengoperasian unit kendaraan Damkar bantuan Kementerian Pertahanan yang dititipkan di Batalyon TP 806 Sorong, serta simulasi langsung pemadaman api. Latihan ini tidak hanya bertujuan membangun sinergitas, namun juga menguatkan kerjasama, koordinasi, dan komunikasi antar unsur saat bertindak di lapangan dalam penanganan pemadaman kebakaran.
Sebanyak lima orang relawan dari berbagai organisasi turut ambil bagian dalam kegiatan ini, antara lain dari YAKESMA, ORARI, Indonesian Escorting Ambulance (IEA), serta PKH Pecinta Kopi Hitam. Kehadiran para relawan ini semakin memperkuat jaringan penanggulangan bencana di wilayah Sorong.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapan masyarakat serta aparat dalam menghadapi ancaman kebakaran semakin meningkat, sehingga apabila terjadi kejadian bencana, penanganan dapat dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan meminimalisir kerugian maupun korban jiwa.
Arpp🇮🇩







