MabesNews.com – Kondisi bangunan SD Negeri 10 Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Minimnya fasilitas sekolah disebut menjadi salah satu penyebab rendahnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
Saat ditemui tim reporter di lokasi, salah seorang guru menjelaskan bahwa ruang kelas yang digunakan berada di bagian belakang kantor sekolah. Kondisinya sudah mengalami kerusakan dan dinilai tidak lagi layak.

“Bangunan ini sebenarnya sudah pernah kami usulkan kepada dinas terkait untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Namun, jawabannya karena jumlah murid sedikit, sekolah ini belum bisa dibantu,” ungkapnya.
Menurutnya, pihak sekolah telah berupaya semaksimal mungkin mencari peserta didik baru. Namun, kondisi bangunan dan fasilitas yang memprihatinkan membuat masyarakat kurang berminat menyekolahkan anak mereka di SD tersebut.
“Kalau fasilitas sekolah seperti ini, bagaimana kami bisa menarik siswa baru? Terus terang saja, kalau saya punya anak, saya juga tidak tega menyekolahkan anak saya di sini,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi lingkaran masalah. Di satu sisi, sekolah tidak mendapatkan bantuan karena jumlah murid sedikit. Namun di sisi lain, jumlah murid sulit bertambah karena kondisi fasilitas sekolah yang tidak memadai.
“Kami berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap sekolah ini. Sekolah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Jika kondisinya terus seperti ini, tentu akan semakin sulit mendapatkan peserta didik baru,” katanya.
Tim reporter yang berada di lokasi juga melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang tampak memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.
Temuan Tim Reporter di Lokasi.
(Hambali)







