MabesNews.com, Ketapang – Kalimantan Barat – Pantai Cilincing, salah satu destinasi wisata yang terletak hanya sekitar 15 menit dari pusat Kota Ketapang, kini kondisinya sangat memprihatinkan.
Pantai yang dulunya menjadi primadona wisatawan ini seolah terlupakan dan luput dari perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) maupun Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada sore kemarin, kondisi pantai tampak luluh lantak akibat terjangan ombak besar yang terjadi sepanjang bulan Desember hingga Januari ini.
Tidak hanya faktor alam, kerusakan akses jalan menuju lokasi yang sudah berlangsung lama juga menjadi penyebab utama enggannya pengunjung untuk datang.
Menurut keterangan warga setempat, Pantai Cilincing memiliki sejarah kejayaan yang gemilang.
Pada masa keemasannya, pantai ini sering menyelenggarakan acara hiburan besar, bahkan pernah mendatangkan artis dangdut legendaris papan atas, mendiang Imam S. Arifin, untuk tampil di sana.
”Dulu pantai ini sangat ramai, artis besar saja pernah manggung di sini. Tapi sekarang seperti tidak berpenghuni. Jalan rusak parah, pemerintah seolah tutup mata,” ujar salah satu warga.
Kurangnya kepedulian dari pihak terkait membuat fasilitas di pantai ini hancur dan tidak terawat.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan destinasi lain di Ketapang seperti Pantai Sungai Jawi atau Pantai Pecal yang lebih tertata dan menjadi pusat ekonomi bagi pedagang kecil.
Masyarakat setempat sangat berharap adanya langkah nyata dari Pemdes maupun Pemda Ketapang untuk melakukan revitalisasi.
Warga merindukan suasana pantai yang hidup kembali agar mereka bisa kembali berjualan di warung-warung dan memulihkan ekonomi keluarga yang sempat terpuruk akibat matinya geliat wisata di Pantai Cilincing.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu adanya peninjauan langsung dari instansi terkait untuk mencari solusi atas kerusakan jalan dan abrasi pantai yang kian parah. (DR)







