IMAN YANG FROFETIK ADALAH:IMAN YANG TIDQK HANYA BERDIAM DARI TATARAN KEYAKINAN IMAN MASING-MASING KHUSUSNYA AGAMA KRISTEN PROTESTAN/ KRISTEN KATOLIK DI SELURUH DUNIA. 

Lainnya48 views

Mabesnews.com, Kamis 9 April 2026, kecamatan kota tambolaka, kabupaten Sumba Barat daya, Nusa tenggara Timur.

Mari kita membangun iman dan keyakinan kita masing-masing menjadi kebutuhan utama bagi orang-orang yang beriman dan yang percaya akan Allah, mari kita mewujudkan dalam tindakan nyata, yang membawa dalam kehidupan sehari-hari yang membawa perubahan kemaslahatan, bagi sesama dan lingkungan. (Ucap) Bapak pater “MIKE KERAF”.saat di temui di celah-celah santai nya.

Konsep keimanan bagi orang-orang yang percaya akan Allah, bahwa iman harus memiliki dampak sosial, progresif, layak nya sifat kenabian yang membebaskan manusia dari ketidak percayaan,bahkan dari keminiman beriman, hingga semua orang -orang betul-betul terlepas dari keraguan duniawi, pilar profetik

Humanisa, liberasi, transendensi,

Iman profetik mengintegrasikan nilai-nilai ilahi “transendensi,” dengan usaha memanusiakan manusia,”humanisasi” dan membebaskan dari penindasan “liberasi” ” jelas bapak pater” MIKE KERAF”.

 

Iman tidak hanya ibadah entah itu agama kristen/katolik sehingga moralitas yang membumi,yang memiliki keberpihakan sosial yang nyata,dan menjadi solusi atas permasalahan keumatan, bahkan di setiap rumah tangga bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada perintah Allah yang maha tinggi, energi pembebasan frofetik yang berarti, Iman energi sosial, yang mendorong perubahan struktur sosial yang mendorong ketidak Adilan (jelas ) bapak pater (MIKE KERAF).

 

Iman profetik, membentuk manusia dengan integritas yang kuat,yang mengajak pada kebaikan (amar’ma’ruf) sehingga mencegah keburukan (Nahi Munkar).

 

Iman profetik juga melibatkan deklarasi firman Tuhan dengan iman untuk mewujudkan mukzisat, memampukan seseorang melihat pekerjaan Tuhan lebih dulu,dan tidak dibatasi oleh keadaan jasmani duniawi,sakit, kekurangan dan hal-hal yang mempengaruhi mata dan iman kita sebagai anak-anak Allah.

 

Iman yang teguh percaya bahwa Tuhan mampu memberikan mukzisat dan bertindak yang mendorong umat untuk hidup dalam kepatuhan dan berani mengambil tindakan yang dilakukan oleh orang-orang percaya sesuai ajaran

Firman Allah kita masing-masing.

 

Singkat nya menjadikan iman sebagai prioritas berarti mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari hingga segala aspek kehidupan yang pada akhirnya menghasilkan ketenangan dan makna hidup yang lebih dalam untuk sungguh-sungguh takut,percaya,dan melakukan tindakan nyata di kehidupan kita hari lepas hari.

 

 

 

Tim lapangan.

 

DOMINGGUS