Batam- mabesnews.com | Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), membuka Sekolah Pasar Modal untuk mengedukasi dan meliterasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Batamcenter, Jumat (1/12/2023).
Bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kepulauan Riau, sekolah ini disejalankan dengan bantuan corporate social responsibility (CSR), penyerahan pendanaan sebagai tambahan modal usaha sebesar Rp1 juta untuk pemberdayaan bagi 10 UMKM yang hadir.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Batam dan Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) menyampaikan apresiasi kepada Ibu Indra Novita selaku Kepala BEI Perwakilan Kepulauan Riau atas kolaborasinya bersama pemerintah,” kata Jefridin.
Jefridin juga turut menghaturkan terima kasih atas kesediaan BEI mengedukasi para pelaku usaha kecil, sekaligus memberikan bantuan berupa modal. Ia menegaskan, tidak hanya dengan BEI Provinsi Kepri, kolaborasi pemerintahan lainnya juga telah dijalankan untuk dunia usaha.
“Kolaborasi Pemko Batam untuk dunia usaha telah kita lakukan dengan berbagai stakeholder. Di antaranya bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk membagikan ribuan sertifikat halal bagi pelaku UMKM di Kota Batam,” katanya.
Tambahnya, Pemko Batam juga telah menggelar berbagai pelatihan untuk memaksimalkan potensi dan kreatifitas UMKM agar dapat bersaing di dunia usaha.
“Kemarin Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Batam juga menggelar pelatihan packaging, membagikan ilmu agar UMKM kuliner dapat mengemas produknya dengan baik. Dan ini merupakan salah satu program dari Ketua TP PKK Kota Batam, Bu Marlin Agustina,” jelasnya.
Selain itu, agar UMKM dapat bersaing di era percepatan transformasi digital, Pemko Batam juga melakukan upaya dengan menggelar pelatihan digital. Agar para pengusaha rumahan dapat bersaing dan memasarkan produknya melalui media sosial dan e-commerce.
“Kita adakan juga edukasi digitalisasi supaya UKM bisa memasarkan produk melalui digital,” ujarnya.
Jefridin berharap melalui Sekolah Pasar Modal ini, para peserta dapat memperoleh ilmu yang kemudian dapat diimplementasikan dalam usahanya masing-masing.
“Semoga memperoleh ilmunya, ikuti ini dengan baik agar dapat bermanfaat untuk usaha ibu-ibu sekalian. Dan alhamdulillah dapat modal usaha dari BEI Kepri,” ujar Jefridin.
(Nursalim Turatea).






