Hutan Konservasi Bukit Tengiling Rusak Parah, Plang Larangan Hanya Jadi Pajangan. Penjaga Hutan Kemana.

Hukum36 views

MABESNEWS.COM.- Kondisi kawasan hutan lindung Konservasi Bukit Tengiling yang bersebelahan dengan Bukit Mangkol, Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, kian memprihatinkan.

Kawasan yang seharusnya dilindungi ketat di bawah pengawasan Tahura Lingkungan Hidup Bangka Tengah tersebut, kini dilihat mengalami kerusakan parah.

​Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian area hutan yang dulunya subur dan berhijau, kini sebagian tampak gundul akibat dibabat.23/5/2026.

Ironisnya, di tengah kerusakan tersebut, masih berdiri plang tanda kawasan hutan konservasi yang dipasang oleh Dinas Kehutanan lengkap dengan Ancaman pidana dan undang – Undang nya .

Namun, plang tersebut seolah menjadi pajangan semata karena area di sekitarnya justru dihantam aktivitas penambangan timah dan mulai ditumbuhi perkebunan sawit.

​Berdasarkan data yang dihimpun dilapangan terdapat puluhan lebih  unit tambang inkonvensional (TI)  yang beroperasi bebas di dalam kawasan hutan lindung konservasi tersebut, serta Berdirinya beberpa Tenda.( kamp ) bagi para penambang dilokasi, bahkan  muncul nama Amd dan lainya.

Penambangan ilegal ini terkesan diduga  dibiarkan tanpa adanya tindakan hukum yang tegas dari pihak berwenang. Para penambang tampak bekerja dengan leluasa seolah-olah ada pembiaran.

​Kondisi ini memicu pertanyaan besar mengenai komitmen dan keberadaan aparat penegak hukum, serta pihak yang mempunyai Pungsi dalam pengawasan Hutan lindung yang bertanggung jawab langsung dalam menjaga dan melindungi kawasan konservasi tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas DLH Bateng  masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait maraknya aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan konservasi yang  telah berlangsung lama ini. (RM)