Hendro Satrio,ST,MT Dapat Tugas Rangkap Sebagai Pjh Kapala BPJN Maluku Utara

Pemerintah340 views

MabesNew.com, Airmadidi – Memang, tak mudah membawa Citra positif Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) khususnya di lingkungan Dirjen Bina Marga, yang memiliki target dan standar pekerjaan yang harus memuaskan.

Namun banyak Pejabat BPJN yang mendapat tugas cukup menatang, diantaranya Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio,ST,MT yang mendapat apresiasi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjabat rangkap sebagai Pjh Kepala BPJN Maluku Utara pada bulan Pebruari 2024 lalu.

“Iya, sekarang saya sudah tugas rangkap sebagai Kepala BPJN Maluku Utara. Sudah sejak awal tahun saya agak sibuk bolak-balik Manado dan Ternate, sampai dengan hari ini,” kata Hendro Satrio,ST,.MT di Acara Temu Wartawan, Pimpinan LSM/Ormas yang berlangsung di Gedung Aula BPJN Sulut di Desa Suwaan, Airmadidi, Minahasa Utara,Senin (1/4). Seperti diketahui kegiatan temu wartawan, LSM/Ormas tersebut rutin digelar BPJN Sulut setiap dua kali dalam sebulan.

Dikesempatan kali ini ia memperkenalkan juga dua pejabat BPJN diantaranya Kasatker PJN Wilayah II Rismono,ST,.MT dan Kasatker PJN Wilayah III Krisman,ST,.MT, keduanya adalah pejabat yang dapat menginformasikan tentang apa saja yang dibutuhkan oleh wartawan onlin, LSM/Ormas berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jembatan dan jalan nasional.

“Jadi sekarang, tugas di BPJN Maluku Utara meliputi Kota Ternate, Halmahera dan Morotai. Namun berbeda dengan di Sulawesi Utara, di Malut signal handphone di sana agak sulit didapat sehingga komunikasi akhirnya sering terhalang dan meski sudah terkoneksi internetan, tambahnya.

Tentang Program Kerja BPJN Sulut yang dipimpinnya, prioritas membangun proyek infrastruktur jalan dan jembatan di beberapa wilayah Sulawesi Utara di antaranya Tahuna, Sitaro dan Bolaang Mangondouw. Ada juga 7 paket proyek Impres Jalan Daerah (IJD), dan nanti pada tahun 2025/2026 akan meneruskan membangun Jalan Manado Outer Ring Road III Tahap 4,5 dan 6.

“Dengan alokasi Anggaran atau Pagu sebesar Rp 578 Milyar ditambah Rp 211 Milyar untuk 7 paket IJD, kami akan meneruskan membangun Jalan dan jembatan Nasional di wilayah Sulawesi Utara” ujarnya.

Pagu adalah alokasi anggaran yang terdiri atas anggaran yang dikeluarkan dan anggaran yang dicadangkan untuk suksesnya rangkaian kegiatan berbagai proyek infrastruktur BPJN di tahun 2024 ini, tambahnya.(Jansen,Rarung)