Dua Mayat Ibu dan Anak Ditemukan Telanjang dan Terbakar di Ploso, Polisi Selidiki Dugaan Kematian Tak Wajar

Peristiwa168 views

Mabesnews.com,JOMBANG – Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, digegerkan dengan penemuan dua mayat perempuan yang diduga ibu dan anak di area eks gedung asrama polisi, Rabu (25/2/2026) siang. Keduanya ditemukan dalam kondisi telanjang dengan tubuh melepuh diduga akibat luka bakar.

Penemuan tersebut pertama kali terungkap setelah warga mencurigai keberadaan sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa pemilik di sekitar lokasi selama dua hari berturut-turut. Rasa penasaran mendorong warga melakukan pengecekan sekitar pukul 14.00 WIB.

Betapa terkejutnya warga saat mendapati dua jasad perempuan tergeletak di area bangunan tak terpakai tersebut. Satu korban diketahui perempuan dewasa, sementara satu lainnya masih anak-anak.

Warga segera melaporkan temuan mengerikan itu kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polres Jombang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya penemuan dua jenazah tersebut.

“Jadi hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, kami mendapatkan laporan ada penemuan dua mayat. Pertama perempuan dewasa dan satu anak perempuan. Saat ini keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Dalam proses olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan peristiwa tidak wajar. Salah satunya adalah sebuah botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM).

“Kami menemukan beberapa barang bukti di TKP, salah satunya botol yang diduga berisi bahan bakar minyak,” tambahnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal secara visual, kedua korban mengalami luka bakar dengan kondisi kulit mengelupas. Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian karena kondisi jenazah telah menunjukkan tanda-tanda lebam mayat.

“Secara visual ada bagian kulit yang terbakar dan mengelupas. Untuk luka lainnya belum terlihat jelas karena sudah muncul lebam mayat. Kami menduga korban telah meninggal lebih dari 24 jam,” jelasnya.

Kedua jenazah kini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi oleh tim dokter forensik. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan guna memastikan penyebab kematian serta mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik untuk menyimpulkan penyebab kematian korban dan memastikan apakah ini merupakan tindak pidana pembunuhan atau bukan,” tegas AKP Dimas.

Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua korban masih dalam proses pendalaman. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian serius warga Jombang, khususnya masyarakat Kecamatan Ploso, yang berharap aparat dapat segera mengungkap misteri di balik kematian ibu dan anak tersebut.(Beny)