MabesNews.com, Boltim, Sulut – Ketersediaan dana operasional untuk penanganan kedaruratan bencana melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diminta untuk dapat di maksimalkan. Harapan itu sebagaimana disampaikan oleh sala satu tokoh pemuda melalui rilis resminya (27/4/2025) sembari meminta namanya enggan di publikasikan.
Kepada awak media MabesNews.com dirinya menjelaskan bahwa tingkat kerawanan bencana di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur makin tinggi akibat iklim dan cuaca yang tidak menentu, sehingga diharapkan kepada Pemerintah Daerah dibawah komando Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Sumaiku agar dapat mengalokasikan dana operasional penanganan kedaruratan bencana secara maksimal pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Keberadaan dana operasional pada BPBD tersebut sangatlah penting, semisal ketika terjadi bencana tanah longsor atau banjir, maka tim lapangan dalam melaksanakan tugas mereka ke lokasi terjadinya bencana tentunya harus di dukung dengan adanya ketersediaan dana operasional yang maksimal, karena terkadang, ketika tim hendak melaksanakan tugas mereka sering diperhadapkan dengan permasalahan minimnya bahkan tidak adanya biaya operasional yang tersedia, sehingga hal itu sangat berdampak terhadap pelaksanaan tugas penanganan bencana alam itu sendiri terutama pada beberapa bidang seperti bidang kedaruratan dan bidang logistik.
Ini tentunya harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur, karena di duga kuat bahwa pada setiap tahun anggaran berjalan, keberpihakan Pemda terhadap keberadaan dana operasional di BPBD terkesan tidak begitu besar.
Selidik punya selidik, indikasi itu nampak ketika mengetahui tidak adanya alokasi anggaran operasional pada beberapa bidang yang berada di BPBD seperti bidang kedaruratan dan bidang logistik, sementara keberadaan bidang-bidang tersebut sangat berkaitan erat dengan kedaruratan bencana.
Ditempat terpisah, Kepala Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fitra Damopolii ketika dikonfirmasi awak media MabesNews.com (27/4/2025) terkait ketersediaan dana operasional penanganan kedaruratan bencana mengatakan bahwa, menyangkut dana operasional di BPBD tentunya ada, dimana pada tahun anggaran 2025 ini BPBD telah mendapatkan alokasi dana operasional untuk penanganan kedaruratan bencana sebesar kurang lebih 50-an juta rupiah yang bersumber dari APBD.
Dijelaskannya bahwa walaupun adanya keterbatasan besaran alokasi dana operasional penanganan kedaruratan bencana karena mungkin saat ini sedang diperhadapkan dengan adanya efisiensi anggaran, namun pihaknya akan tetap melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara maksimal, sembari berharap, semoga kedepan BPBD bisa mendapatkan alokasi anggaran operasional untuk penanganan kedaruratan bencana terutama dalam bidang kedaruratan bencana dan logistik, apa lagi saat ini kondisi iklim dan cuaca di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tidak menentu, jelas pria yang akrab disapa Bung Owe.(Pusran Beeg)







