Bantuan Progam Pemerintah Revitalisasi SDN 078567 Hilimondregeraya Dilanda Musibah Tanah Longsor, Dimohon Bantuan Pemda Nias Selatan

Pemerintah191 views

Sumber foto: Harpendik Waruwu

MabesNews.com, Nias Selatan *** Bangunan Bantuan Program Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Negeri 078567 Hilimondregeraya Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara telah dilanda musibah tanah longsor sekira pukul 18.30 WIB pada Rabu (20/05/2026) lalu.

Untuk diketahui, Bantuan Program Pemerintah tersebut bersumber dari APBN TA 2025 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 1.850.499.974,- dan telah rampung pada akhir Desember Tahun 2025, dengan sasaran pembangunan, antara lain:

1. Ruang Perpustakaan,

2. Ruang UKS,

3. Rumah Dinas Guru,

4. Ruang Toilet,

5. Rehabilitasi Kelas,

6. Rehabilitasi Ruang Administrasi,

7. Rehabilitasi Toilet.

Ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (23/05/2026), Kepala Sekolah SD Negeri 078567 Hilimondegeraya, Bazitano Laia, membenarkan bahwa bangunan kelas yang rusak tersebut adalah akibat dari musibah tanah longsor pada Rabu (23/06/2026) sore lalu.

“Ya benar Pak, pada hari Rabu sore tanggal 20 Mei 2026 kemarin, sayang sekali tiba-tiba terjadi longsor dan menimpa ruangan kelas empat dan lima. Syukurlah kejadiannya pas KBM sudah usai. Bisa dibayangkan kalau musibah ini terjadi saat jam belajar berlangsung, tentu saja semua akan berdampak pada musibah yang jauh lebih besar dan fatal,” ujarnya dengan cemas.

Akibat peristiwa tersebut, dua unit ruang kelas baru , yakni Kelas IV dan V, kini tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar (KBM), sehingga siswa/i kelas IV dan V terpaksa belajar di ruang perpustakaan.

“Karena kedua gedung itu sudah tidak bisa dipakai lagi, kami terpaksa memindahkan seluruh siswa untuk sementara waktu menumpang belajar di ruangan perpustakaan yang ukurannya jauh lebih kecil. Tentu hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi belajar anak-anak, apalagi jumlah siswa cukup banyak sementara ruangan sangat sempit,” tuturnya.

Melihat kondis tersebut, melalui media ini, Kepala Sekolah meminta dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk membantu siswa dan siswi agar dapat menangani musibah tanah longsor tersebut.

“Kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Gedung ini hasil revitalisasi, namun kondisinya seperti ini. Kami mohon agar segera ditangani, diperbaiki kembali atau dicarikan solusi lain, supaya anak-anak tidak terus-menerus terganggu hak belajarnya dan tidak menumpang terus di ruangan yang tidak memadai seperti sekarang,” ujarnya dengan penuh harap.

Untuk diketahui, kerusakan bangunan akibat musibah tanah longsor tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan pada Jumat (22/05/2026) kemarin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait akibat terjadinya musibah tanah longsor tersebut.

Harpendik M. Waruwu, S.Pd.