Kolaborasi KIPP – BPBD Jangkau 10 desa terdampak Kekeringan di Kabupaten Kayong Utara.

Pemerintah16 views

MabesNews.com. Kayong Utara, 21 Oktober 2026 – Kawasan Industri Pulau Penebang ( KIPP ) bersama Badan Penanggulangan Bencana Nasional ( BPBD ) Kabupaten Kayong Utara terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kemarau panjang hingga Oktober 2026. Akumulasi distribusi air bersih melalui kerjasama tersebut telah mencapai 1 juta liter.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi akses menuju lokasi. Upaya ini mencakup sejumlah di wilayah Kayong Utara yang mengalami keterbatasan sumber air bersih akibat musim kemarau.

 

Kepala BPBD Kayong Utara Fathul Bahri menjelaskan distribusi bantuan diarahkan ke wilayah yang mengalami kekeringan dengan mempertimbangkan ketersediaan sarana transportasi dan personil pendukung. Sejumlah lokasi memiliki tantangan akses yang memerlukan penyesuaian moda transportasi mulai dari kendaraan darat hingga transportasi air.

 

Dalam kerjasama tersebut distribusi air bersih telah menjangkau sejumlah wilayah di Kabupaten Kayong Utara. BPBD menyebut di Kecamatan Sukadana , Kecamatan Simpang hilir, dan Kecamatan Pulau Maya sebagai wilayah yang termasuk dalam cakupan dukungan KIPP. Adapun desa yang dijangkau yaitu Pemangkat, Medan Jaya, Pulau kumbang Teluk Batang, Padu Banjar seimata-mata, Teluk Melano, sei Paduan, Simpang Tiga dan Nipah Kuning, proses distribusi juga dilakukan secara bertahap untuk menjangkau desa-desa yang membutuhkan bantuan.

 

Keterlibatan berbagai pihak menjadi penting dalam mendukung penanganan kondisi kekeringan, kerjasama dengan KIPP dinilai membantu upaya distribusi air bersih kepada masyarakat terutama ketika kebutuhan di lapangan masih tinggi dan kondisi kemarau belum sepenuhnya berakhir”ujarnya.

 

Dalam pelaksanaannya distribusi menghadapi tantangan berupa kondisi geografis dan aksebilitas sejumlah wilayah, penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan sarana transportasi yang tersedia mulai dari kendaraan darat hingga transportasi air agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Dampak kekeringan turut dirasakan warga Dusun Karya Makmur, Desa Medan Jaya, sumur dan parit yang selama ini menjadi sumber air masyarakat dilaporkan mengering kondisi tersebut membuat warga harus mencari alternatif termasuk membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Supari warga Dusun Karya Makmur Desa Medan Jaya mengatakan keterbatasan air menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau bantuan yang diterima di nilai membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah berkurangnya sumber air.

 

Selama musim kemarau ini ketersediaan air sangat kurang sumur-sumur maupun parit sudah tidak ada airnya kami sangat membutuhkan bantuan air bersih seperti ini ujar supari.

 

Sementara itu kepala dusun Karya Makmur Desa Medan Jaya Budiono menyebut kebetulan air untuk konsumsi menjadi salah satu perhatian utama warga menurutnya air yang masih tersedia di sejumlah lokasi sebelumnya lebih banyak digunakan untuk mandi mencuci dan keperluan sanitasi.

Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat terutama untuk konsumsi saya mewakili warga desa Medan Jaya khususnya dusun Karya Makmur mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang telah diberikan bantuan ini sangat membantu masyarakat ” kata Budiono.

Keterangan Foto: Petugas BPBD Kabupaten Kayong Utara membantu warga Dusun Medan Jaya menampung air bersih dari truk air BPBD Kabupaten Kayong Utara-Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Kamis, (15/10/2026).

External relation manager KIPP Sugeng Sulistyo mengatakan koordinasi dengan BPBD menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran bantuan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.

Kami memahami ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting terlebih ketika masyarakat menghadapi kondisi kekeringan karena itu KIPP bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kayong Utara untuk membantu penyaluran air bersih ke wilayah yang membutuhkan kami berharap dukungan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat khususnya untuk keperluan minum dan memasak selama musim kemarau berlangsung ujar “Sugeng.

( DA )